[LINIMASA-3] Perkembangan Terkini Pandemik COVID-19 di Indonesia

Jakarta, – Kasus virus corona atau COVID-19 kini memasuki babak baru, dengan munculnya rencana pemerintah yang akan menerapkan new normal atau normal baru, konsep hidup berdampingan bersama pandemik. Sebelum wacana ini muncul, pemerintah sudah lebih dulu menerapkan aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona. 

Di tengah wacana penormalan baru yang sedang disiapkan pemerintah, beberapa pihak menolaknya, dengan alasan Indonesia belum siap. Karena kemungkinan besar terjadi pandemik virus corona gelombang kedua, lantaran angka penularan kasus COVID-19 di Indonesia masih relatif tinggi, meski angka kematian kini lebih rendah dari angka kesembuhan.  

Kasus virus corona di Indonesia berawal dari dua orang yang dinyatakan positif terinfeksi virus corona pada 2 Maret 2020. Pengumuman kasus virus corona pertama itu disampaikan langsung Presiden Joko “Jokowi” Widodo bersama Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, di Istana Merdeka, Jakarta, pada 2 Maret 2020.

Kasus virus corona pertama di Indonesia ini bermula dari adanya Warga Negara Asing (WNA) asal Jepang yang positif virus corona mengunjungi Indonesia. Terawan menyebut, WNA Jepang yang tinggal di Malaysia itu ternyata sudah terinfeksi COVID-19 saat datang ke Indonesia.

WNA Jepang kemudian mengonsumsi obat penurun demam, sehingga ketika tiba di Bandara Soekarno-Hatta tidak terdeteksi menggunakan alat thermo scanner. Berikut deretan kasus virus corona di Indonesia mulai Kasus 1 dan Kasus 2 hingga kini.

Baca Juga: [INFOGRAFIS] Penting! 25 Hal tentang Virus Corona di Indonesia

30 Juli: DKI Jakarta kembali sumbang kasus virus corona tertinggi hari ini

Perkembangan Terkini Pandemik COVID-19 di Indonesia”] Ilustrasi tenaga medis (Dok. Humas Jabar)

Pemerintah Indonesia melaporkan ada 1.904 kasus baru COVID-19 dalam 24 jam terakhir. Kini total ada 106.336 kasus virus corona di seluruh Indonesia.

Melansir dari data penambahan kasus yang dikeluarkan Satuan Tugas Penanganan COVID-19, provinsi dengan penambahan kasus COVID-19 tertinggi adalah DKI Jakarta, yakni 397 kasus, sehingga total ada 20.969 kasus di ibu kota.

Selain itu ada lima provinsi yang tidak mengalami penambahan kasus baru sejak Rabu, 29 Juli 2020. Lima provinsi tersebut antara lain Bangka Belitung, Kalimantan Barat, Kepulauan Riau, Sulawesi Tengah, serta Nusa Tenggara Timur.

Di Indonesia juga sudah ada 64.292 orang yang dinyatakan sembuh dari COVID-19, setelah hari ini ada penambahan 2.154 orang yang dinyatakan sembuh dari virus mematikan ini.

Data yang dihimpun Satgas COVID-19 juga menunjukkan ada penambahan 83 orang yang meninggal akibat COVID-19 hari ini, sehingga total korban meninggal akibat virus corona adalah 5.058 orang.

29 Juli: Kasus COVID-19 di Indonesia kembali cetak rekor tertinggi dengan penambahan 2.381 pasien positif

Perkembangan Terkini Pandemik COVID-19 di Indonesia”] Ilustrasi tenaga kesehatan. ANTARA FOTO/Fauzan

Satgas Penanganan COVID-19 meliris data perkembangan COVID-19 di Indonesia per Rabu (29/7/2020). Terjadi penambahan 2.381 kasus COVID-19 hari ini. Dengan demikian total kasus COVID-19 mencapai 104.432.

“37.319 orang masih sedang dalam perawatan tim medis,” tulis Satgas Penanganan COVID-19 di situsweb covid19.go.id yang dikutip pada Rabu pukul 14.16 WIB.

DKI Jakarta menjadi provinsi dengan kasus baru terbanyak yaitu, 577. Disusul dengan Jawa Timur dengan 359 kasus baru hari ini.

Satgas COVID-19 juga melaporkan, jumlah pasien positif COVID-19 yang meninggal dunia 4.975 kasus. Angka tersebut muncul karena ada penambahan kasus meninggal sebanyak 75 orang. Angka tersebut adalah 4,8 persen dari total kasus COVID-19 di Indonesia.

Sementara, ada penambahan 1.599 kasus sembuh COVID-19 hari ini. Dengan demikian total kasus sembuh COVID-19 tembus 62.138. Dengan demikian, jumlah kasus sembuh tersebut mencapai 59,5 persen dari kasus COVID-19 di Indonesia yang mencapai 104.432.

28 Juli: DKI Jakarta kembali mengungguli Jatim sebagai provinsi kasus virus corona terbanyak hari ini

Perkembangan Terkini Pandemik COVID-19 di Indonesia”] Ilustrasi (ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya)

Satgas Penanganan COVID-19 meliris data perkembangan kasus COVID-19 di Indonesia. Per Selasa (28/7/2020), terjadi penambahan 1.748 kasus baru COVID-19. Dengan demikian total kasus virus corona di Indonesia mencapai 102.052 kasus.

“Sebanyak 36.611 orang sedang dalam perawatan tim medis,” tulis Satgas Penanganan COVID-19 di laman covid19.go.id , Selasa pukul 14.13 WIB.

DKI Jakarta menjadi provinsi dengan kasus baru terbanyak, yaitu 409 kasus. Disusul Jawa Timur dengan 313 kasus baru.

Satgas COVID-19 juga melaporkan jumlah pasien positif COVID-19 yang meninggal dunia 4.901 kasus, setelah muncul penambahan kasus meninggal sebanyak 63 orang hari ini. Dengan demikian persentase kasus meninggal 4,8 persen dari total kasus COVID-19 di Indonesia.

Sedangkan, pasien COVID-19 sembuh hari ini bertambah 2.366 orang, sehingga total kasus sembuh dari virus corona tembus 60.539 orang. Atau sebanyak 59,3 persen dari jumlah kasus COVID-19 di Indonesia yang mencapai 102.051 kasus.

27 Juli: Jawa Timur kembali menjadi provinsi penyumbang kasus harian terbanyak hari ini

Perkembangan Terkini Pandemik COVID-19 di Indonesia”] Ilustrasi. /Debbie Sutrisno

Satgas Penanganan COVID-19 melaporkan penambahan 1.535 kasus baru COVID-19 pada Senin (27/7/2020). Dengan demikian total kasus COVID-19 menjadi 100.303 kasus. Jawa Timur menjadi provinsi dengan kasus COVID-19 terbanyak, yaitu 20,8 persen atau 20.539 kasus. Disusul DKI Jakarta 19,12 persen atau 19.125 kasus.

Dengan angka tersebut, Indonesia berada di peringkat 24 sebagai negara dengan kasus COVID-19 terbanyak di dunia. Hal itu sesuai dengan data World o Meters per Senin pukul 15.30 WIB.

Satgas COVID-19 juga melaporkan, jumlah pasien positif COVID-19 yang meninggal dunia 4.838 kasus. Angka tersebut muncul karena ada penambahan kasus meninggal sebanyak 57 orang. Angka tersebut adalah 4,8 persen dari dari kasus COVID-19 di Indonesia yang mencapai 100.303.

Satgas Penanganan COVID-19 juga melaporkan terjadi penambahan 1.518 kasus sembuh COVID-19 hari ini. Dengan demikian total kasus sembuh COVID-19 mencapai 58.173. Dengan demikian, jumlah kasus sembuh tersebut mencapai 58,1 persen dari kasus COVID-19 di Indonesia yang mencapai 100.303.

26 Juli: Jakarta kembali di posisi pertama provinsi dengan penambahan jumlah kasus COVID-19 tertinggi

Perkembangan Terkini Pandemik COVID-19 di Indonesia”] (Warga berolahraga saat Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) di masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi di kawasan Jalan Sudirman Jakarta, Minggu (21/6/2020)) ANTARA FOTO/Galih Pradipta

Satgas Penanganan COVID-19 meliris data perkembangan COVID-19 di Indonesia per Minggu (26/7/2020) sore. Terjadi penambahan 1.492 kasus baru COVID-19 hari ini, dengan demikian secara akumulatif kini mencapai 98.778 kasus.

DKI Jakarta melaporkan jumlah provinsi dengan penambahan kasus baru terbanyak, yaitu 384 kasus, sehingga secara akumulatif kasus COVID-19 di ibu kota hari ini tembus 19.125 kasus.

Kasus terbanyak diikuti Jawa Timur dengan 283 kasus, Sulawesi Selatan 133 kasus, Kalimantan Selatan 116 kasus, Jawa Tengah 76 kasus, Papua 57 kasus, dan Jawa Barat 51 kasus.

Satgas COVID-19 juga melaporkan, jumlah pasien positif COVID-19 yang meninggal dunia sebanyak 4.781 orang. Angka tersebut muncul karena ada penambahan kasus meninggal sebanyak 67 orang hari ini. Jawa Timur menjadi provinsi dengan angka kematian COVID-19 terbanyak hari ini, yaitu 17 orang, disusul Jawa Tengah 10 kasus.

Sementara, jumlah pasien virus corona sembuh bertambah 1.301 orang hari ini. Dengan demikian, total kasus sembuh mencapai 56.665 orang. Jawa Timur menjadi provinsi dengan kasus sembuh COVID-19 terbanyak, yaitu 363 orang. Disusul DKI Jakarta 161 kasus dan Sulawesi Selatan 154 kasus.

25 Juli: Jawa Timur masih menempati urutan pertama penambahan kasus tertinggi

Perkembangan Terkini Pandemik COVID-19 di Indonesia”] Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat berkunjung ke peternakan sapi di Lamongan. /Imron

Satgas Penanganan COVID-19 kembali meliris data perkembangan COVID-19 di Indonesia, Sabtu (25/7/2020). Hari ini, kasus virus corona bertambah 1.868, sehingga total kasus COVID-19 mencapai 97.286 kasus hari ini.

Kasus baru COVID-19 terbanyak datang dari Jawa Timur dengan 376 kasus. Berdasarkan angka ini, kasus COVID-19 di Jawa Timur sudah tembus 20.256 kasus.

Satgas COVID-19 juga melaporkan, jumlah pasien positif COVID-19 yang meninggal dunia 4.714 kasus. Angka tersebut muncul karena ada penambahan kasus meninggal sebanyak 49 orang. Jawa Timur menjadi provinsi dengan angka kematian COVID-19 terbanyak hari ini, yaitu 18 kasus. Disusul Jawa Tengah 10 kasus.

Sementara, jumlah pasien sembuh bertambah 1.409 orang hari ini. Dengan demikian, total kasus sembuh COVID-19 mencapai 55.354 orang. Jawa Timur menjadi provinsi dengan kasus sembuh terbanyak, yaitu 409. Disusul DKI Jakarta 173 kasus dan Sulawesi Selatan 134 kasus.

Total kasus sembuh mencapai 56,8 persen dari kasus COVID-19 di Indonesia yang mencapai 97.286 kasus.

24 Juli: Jawa Timur kalahkan DKI Jakarta penambahan kasus tertinggi

Perkembangan Terkini Pandemik COVID-19 di Indonesia”] Ilustrasi rapid test COVID-19 (ANTARA FOTO/Jojon)

Satgas Penanganan COVID-19 meliris data perkembangan COVID-19 di Indonesia per Jumat (24/7/2020). Terjadi penambahan 1.761 kasus baru COVID-19 hari ini, sehingga total kasus COVID-19 di tanah air mencapai 95.418 kasus.

Jawa Timur kembali menjadi provinsi dengan kasus baru terbanyak, yaitu 421 kasus. Disusul DKI Jakarta 297 kasus, dan Jawa Tengah 124 kasus.

Satgas COVID-19 juga melaporkan, jumlah pasien positif COVID-19 yang meninggal dunia sudah 4.665 kasus. Angka tersebut muncul setelah ada penambahan kasus meninggal sebanyak 89 orang hari ini. Jawa Tengah menjadi provinsi dengan angka kematian COVID-19 terbanyak yaitu 38 kasus. Disusul Jawa Timur 29 kasus.

Sementara, kasus sembuh juga bertambah 1.781 orang hari ini. Dengan demikian total kasus sembuh COVID-19 mencapai 53.945 orang. Jawa Timur menjadi provinsi dengan kasus sembuh COVID-19 terbanyak hari ini yaitu 421. Disusul Sulawesi Selatan 331 kasus dan DKI Jakarta 269 kasus.

Dengan demikian, jumlah kasus sembuh di Indonesia telah mencapai 56,3 persen dari kasus COVID-19 yang mencapai 95.418 kasus.

23 Juli: Penambahan kasus positif COVID-19 meningkat dari sehari sebelumnya

Perkembangan Terkini Pandemik COVID-19 di Indonesia”] Ratusan pengunjung rela kepanasan saat antre memasuki pusat perbelajaan Yogya Toserba di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Rabu (20/5). (ANTARA FOTO/Adeng Bustomi)

Satgas Penanganan COVID-19 melaporkan per Kamis (23/7/2020), terjadi penambahan 1.906 kasus baru COVID-19. Sehingga secara akumulatif kasus virus corona di Indonesia menjadi 93.657 kasus.

Dikutip dari laman www.covid19.go.id , DKI Jakarta kembali menjadi provinsi dengan kasus baru terbanyak, yaitu 470 kasus. Disusul Jawa Timur sebanyak 357 kasus dan Jawa Tengah 295 kasus.

Satgas COVID-19 juga melaporkan jumlah pasien positif COVID-19 yang meninggal dunia hari ini, yakni 4.576 kasus. Angka tersebut muncul karena ada penambahan kasus meninggal dunia sebanyak 117 orang. Jawa Tengah menjadi provinsi dengan angka kematian COVID-19 terbanyak, dengan 60 kasus. Disusul Jawa Timur 29 kasus dan Sumatra Utara 9 kasus.

Sementara, kasus sembuh hari ini bertambah 1.909 kasus. Dengan demikian total kasus sembuh telah mencapai 52.164 orang. Jawa Timur menjadi provinsi dengan kasus sembuh baru terbanyak, yaitu 665 orang. Disusul Sulawesi Selatan 310 kasus dan Jawa Tengah 130 kasus.

22 Juli: 1.822 Orang di Indonesia terpapar COVID-19

Perkembangan Terkini Pandemik COVID-19 di Indonesia”] Warga berbelanja pakaian yang dijual pedagang kaki lima di Jalan Jati Baru II, Tanah Abang, Jakarta, Senin (18/5). (ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra)

Satgas Penanganan COVID-19 melaporkan per Rabu (22/7/2020), terjadi penambahan 1.822 kasus baru COVID-19. Sehingga secara akumulatif kasus virus corona di Indonesia menjadi 91.751 kasus.

Dikutip dari laman www.covid19.go.id , DKI Jakarta menjadi provinsi dengan kasus baru terbanyak, yaitu 392 kasus, disusul Jawa Tengah sebanyak 319 kasus dan Jawa Timur 265 kasus.

Satgas COVID-19 juga melaporkan jumlah pasien positif COVID-19 yang meninggal dunia 4.459 kasus. Angka tersebut muncul karena ada penambahan kasus meninggal dunia sebanyak 139 orang hari ini. Jawa Tengah menjadi provinsi dengan angka kematian COVID-19 terbanyak, dengan 70 kasus. Disusul Jawa Timur 35 kasus dan Sumatra Utara tujuh kasus. 

Sementara, penambahan kasus sembuh sebanyak 1.789 kasus. Dengan demikian total kasus sembuh telah mencapai 50.225 orang. Jawa Timur menjadi provinsi dengan kasus sembuh baru terbanyak, yaitu 395 orang. Disusul DKI Jakarta 368 kasus dan Sulawesi Selatan 270 kasus.

Dengan demikian, jumlah kasus sembuh mencapai 54,7 persen dari kasus COVID-19 di Indonesia yang mencapai 91.751 kasus.

21 Juli: Satgas Penanganan COVID-19 tak lagi melaporkan secara langsung update kasus per hari

Perkembangan Terkini Pandemik COVID-19 di Indonesia”] Warga berbelanja di pasar murah yang digelar di halaman Kantor Gubernur Sulawesi Tengah di Palu, Sulawesi Tengah, Senin (18/5). (ANTARA FOTO/Mohamad Hamzah)

Satgas Penanganan COVID-19 melaporkan per Selasa (21/7/2020), terjadi penambahan 1.655 kasus baru COVID-19. Dengan demikian total kasus virus corona menjadi 89.869 kasus. DKI Jakarta menjadi provinsi dengan kasus baru terbanyak, yaitu 433 kasus. Disusul Jawa Timur 283 kasus dan Jawa Tengah 121 kasus.

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito mengatakan, pemerintah tidak lagi mengumumkan secara rutin perkembangan kasus COVID-19. Dengan demikian, siaran langsung yang biasanya tayang pada pukul 15.30 WIB di televisi, radio hingga YouTube BNPB Indonesia ditiadakan.

“Selanjutnya,  update  kasus harian dapat langsung dilihat di portal  www.covid19.go.id ,” ujar Wiku melalui streaming YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (21/7/2020).

Satgas COVID-19 mencatat jumlah pasien positif COVID-19 yang meninggal dunia mencapai 4.320 kasus, setelah hari ini bertambah 81 orang. Jawa Timur menjadi provinsi dengan angka kematian COVID-19 terbanyak dengan 1.462 kasus. Disusul DKI Jakarta 748 kasus dan Jawa Tengah 374.

Satgas Penanganan COVID-19 juga melaporkan penambahan kasus sembuh COVID-19 hari ini, yaitu 1.489 kasus. Dengan demikian total kasus sembuh kini mencapai 48.466 kasus.

Jawa Timur menjadi provinsi dengan kasus sembuh baru terbanyak, yaitu 348 kasus. Disusul Sulawesi Selatan 288 kasus dan Jawa Timur 266 kasus. Jumlah kasus sembuh tersebut mencapai 53,9 persen dari kasus COVID-19 di Indonesia yang mencapai 89.869 kasus.

20 Juli: Indonesia berada di peringkat ke-24 negara dengan kasus COVID-19 tertinggi dunia

Perkembangan Terkini Pandemik COVID-19 di Indonesia”] Anggota TNI AD bersama Satpol PP Kota Bogor mengatur arus lalu lintas di kawasan Pasar Anyar, Kota Bogor, Jawa Barat, Senin (18/5). (ANTARA FOTO/Arif)

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona atau COVID-19 Achmad Yurianto mengatakan, per Senin (20/7/2020) terjadi penambahan 1.693 kasus baru virus corona. Dengan demikian, total kasus COVID-19 menjadi 88.214 kasus.

“DKI Jakarta hari ini melaporkan 361 dan 154 sembuh” kata Yuri melalui streaming YouTube BNPB Indonesia, Senin.

Dengan penambahan tersebut, Indonesia naik ke peringkat 24 sebagai negara dengan kasus COVID-19 terbanyak di dunia. Indonesia berhasil menyalip Mesir yang memiliki 87.775 kasus. Angka tersebut sesuai dengan data di laman World O’ Meters pukul 15.57 WIB.

Yuri juga melaporkan, jumlah pasien positif COVID-19 yang meninggal dunia 4.239 kasus, setelah muncul penambahan kasus meninggal sebanyak 96 orang hari ini. Sedangkan, jumlah pasien yang sembuh dari COVID-19 hari ini bertambah 1.576 orang, sehingga total pasien sembuh menjadi 46.977 orang.

“Kasus sembuh bertambah 1.576 jadi total kasus sembuh 46.977,” kata dia.

Dengan demikian, jumlah kasus sembuh tersebut mencapai 53,2 persen dari kasus COVID-19 di Indonesia yang mencapai 88.214 kasus.

19 Juli: Kasus positif COVID-19 di Indonesia masih melampaui kasus di Tiongkok

Perkembangan Terkini Pandemik COVID-19 di Indonesia”] Ilustrasi rapid test. (/Bagus F)

Juru Bicara Pemerintah untuk Percepatan Penanganan COVID-19 Achmad Yuri mengatakan, per Minggu (19/7/2020) ada penambahan, kasus COVID-19 di Indonesia hari ini masih melampaui kasus terinfeksi virus corona di Tiongkok. Dilansir website gisanddata.maps pukul 18.30 WIB, Tiongkok melaporkan ada 85.314 kasus.

Sedangkan, Yuri mengatakan, secara kumulatif pemeriksaan melalui usapan rongga mulut dengan berbagai jenis spesimen sudah mencapai 1.221.518 spesimen, baik itu menggunakan metode Real Time Polymerase Chain Reaction (RT-PCR), ataupun Tes Cepat Molekuler (TCM).

“Dari pemeriksaan spesimen diperoleh jumlah kasus positif 1.639 orang, sehingga akumulasi keseluruhan kasus menjadi 86.521 orang,” ujar dia melalui streaming YouTube BNPB Indonesia, Minggu.

Sedangkan, jumlah pasien yang meninggal dunia tercatat sebanyak 4.143 orang, atau meningkat 127 orang dari hari sebelumnya. Kemudian, pemantauan terhadap kasus suspect (orang dalam pemantauan, pasien dalam pengawasan, dan orang tanpa gejala) sebanyak 37.505 orang.

Sementara, sebanyak 2.133 kasus sembuh di Indonesia hari ini. Sehingga, secara akumulatif ada sebanyak 45.401 pasien virus corona yang dinyatakan sembuh, dari 86.521 orang yang terkonfirmasi positif virus corona.

18 Juli: Jumlah kasus di Indonesia melampaui Tiongkok

Perkembangan Terkini Pandemik COVID-19 di Indonesia”] Warga mengantre untuk tes sam nukleat di Wuhan, Provinsi Hubei, Tiongkok, pada 16 Mei 2020. ANTARA FOTO/REUTERS/Aly Song

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona atau COVID-19 Achmad Yurianto melaporkan, per Sabtu (18/7/2020) terjadi penambahan 1.752 kasus baru virus corona. Dengan demikian total kasus COVID-19 menjadi 84.882.

“DKI Jakarta melaporkan 346 kasus baru, namun melaporkan sembuh sebanyak 124 orang,” kata dia, melalui streaming YouTube BNPB Indonesia, Sabtu.

Jumlah kasus tersebut resmi membuat Indonesia melampaui Tiongkok, yaitu negara yang pertama kali melaporkan kasus COVID-19 di dunia. Per hari ini, Tiongkok tercatat memiliki 83.644 kasus COVID-19.

Yuri juga melaporkan, jumlah pasien positif COVID-19 yang meninggal dunia tembus 4.016 kasus. Angka tersebut muncul karena ada penambahan kasus meninggal sebanyak 59 orang. Sedangkan, jumlah pasien yang sembuh dari COVID-19 hari ini juga bertambah 1.434 orang, sehingga total pasien sembuh menjadi 43.268 orang.

“Kasus sembuh bertambah 1.434 jadi total kasus sembuh 43.268,” kata dia.

Dengan demikian, jumlah kasus sembuh tersebut mencapai 50,9 persen dari kasus COVID-19 di Indonesia yang mencapai 84.882.

17 Juli: Kasus sembuh mencapai 50,3 persen dari total kasus COVID-19 di Indonesia

Perkembangan Terkini Pandemik COVID-19 di Indonesia”] Ilustrasi. ANTARA FOTO/Abriawan Abhe

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona atau COVID-19 Achmad Yurianto melaporkan per Jumat (17/7/2020), terjadi penambahan 1.462 kasus baru. Dengan demikian total kasus COVID-19 menjadi 83.130 orang.

“Konfirmasi positif ini ada dua, yang simptomatis bergejala dan membutuhkan rawatan rumah sakit atau pun yang asimptomatis atau tidak bergejala, namun mutlak harus isolasi mandiri,” kata dia melalui streaming YouTube BNPB Indonesia.

Yuri juga melaporkan, jumlah pasien positif COVID-19 yang meninggal dunia telah mencapai 3.957 kasus, setelah hari ini bertambah 84 orang. Sedangkan, pasien yang sembuh dari COVID-19 hari ini ber tambah 1.489 orang, sehingga totalnya menjadi 41.834 kasus.

Dengan demikian, jumlah kasus sembuh tersebut mencapai 50,3 persen dari kasus COVID-19 di Indonesia yang mencapai 83.130.

16 Juli: Kasus COVID-19 tembus 81.668 orang

Perkembangan Terkini Pandemik COVID-19 di Indonesia”] INDONESIA TFRIC19 (Dok. Biro Hukum, Kerja Sama, dan Humas BPPT)

Kasus COVID-19 atau virus corona di Indonesia terus bertambah. Data per Kamis (16/7/2020), terdapat penambahan kasus positif sebanyak 1.574 orang.

“Sehingga total menjadi 81.668 orang,” ujar Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona Ahmad Yurianto, dalam konferensi pers yang disiarkan YouTube BNPB.

Yuri juga mengungkapkan, jumlah pasien sembuh dari virus corona bertambah 1.295, sehingga menjadi 40.345 orang. Sedangkan, pasien positif COVID-19 yang telah meninggal dunia bertambah 76, sehingga total menjadi 3.873 orang.

15 Juli: Kasus COVID-19 di Indonesia Tembus 80.094, Jateng Tertinggi

Perkembangan Terkini Pandemik COVID-19 di Indonesia”] Ganjar saat memberi pernyataan terkait perkembangan penularan COVID-19. Dok Humas Pemprov Jateng

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona atau COVID-19 Achmad Yurianto melaporkan per Rabu (15/7/2020), terjadi penambahan 1.522 kasus baru. Dengan demikian total kasus COVID-19 menjadi 80.094.

“Jawa Tengah melaporkan kasus baru 261 orang kasus baru, 120 kasus sembuh” katanya melalui  streaming  YouTube BNPB Indonesia.

Yuri juga melaporkan, jumlah pasien positif COVID-19 yang meninggal dunia telah mencapai 3.797 kasus. Angka tersebut muncul karena ada penambahan kasus meninggal sebanyak 87 orang.

“Bertambah 87 orang, sehingga total kasus meninggal akumulasinya menjadi 3.797 orang,” katanya.

Sementara penambahan pasien yang sembuh dari COVID-19 hari ini berjumlah 1.414 orang. Sehingga, totalnya menjadi 39.050.

Dengan demikian, jumlah kasus sembuh tersebut mencapai 48,7 persen dari kasus COVID-19 di Indonesia yang mencapai 80.094.

14 Juli: Kini total kasus COVID-19 menjadi 78.572

Perkembangan Terkini Pandemik COVID-19 di Indonesia”] Ilustrasi pasien virus corona. ANTARA FOTO/Umarul Faruq

Juru Bicara Pemerintah untuk Percepatan Penanganan Virus Corona atau COVID-19, Achmad Yurianto, melaporkan ada 1.591 kasus baru per Selasa (14/7/2020). Sehingga kini total kasus COVID-19 menjadi 78.572.

“Jawa Timur melaporkan 353 kasus baru, namun melaporkan sembuh sebanyak 352 orang,” katanya melalui streaming YouTube BNPB Indonesia, Selasa.

Yuri mengatakan ada tambahan 54 kasus meninggal dunia sehingga pasien positif COVID-19 yang meninggal dunia kini mencapai 3.710 kasus.

Yuri melaporkan penambahan pasien yang sembuh dari COVID-19 hari ini berjumlah 947 orang. Sehingga, totalnya menjadi 37.636.

“Kasus sembuh bertambah 947 jadi total kasus sembuh 37.636,” kata Yuri.

Dengan demikian, jumlah kasus sembuh mencapai 47,9 persen dari kasus COVID-19 di Indonesia yang mencapai 78.572.

Baca Juga: Data Lengkap Kasus COVID-19 di Indonesia Per Selasa 14 Juli 2020 

13 Juli: DKI Jakarta kembali menjadi provinsi dengan penambahan kasus tertinggi

Perkembangan Terkini Pandemik COVID-19 di Indonesia”] Ilustrasi rapid test COVID-19 (ANTARA FOTO/Jojon)

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona atau COVID-19 Achmad Yurianto melaporkan per Senin (13/7/2020), terjadi penambahan 1.282 kasus baru. Dengan demikian total kasus COVID-19 menjadi 76.981 kasus.

“DKI Jakarta melaporkan 281 kasus baru, namun melaporkan sembuh sebanyak 208 orang,” katanya melalui streaming YouTube BNPB Indonesia.

Yuri juga melaporkan, jumlah pasien positif COVID-19 yang meninggal dunia telah mencapai 3.656 kasus. Angka tersebut muncul karena ada penambahan kasus meninggal sebanyak 50 orang. Sedangkan, pasien yang sembuh dari COVID-19 hari ini berjumlah 1.051 orang. Sehingga, totalnya menjadi 36.689.

“Kasus sembuh bertambah 1.051 jadi total kasus sembuh 36.689,” kata Yuri.

Dengan demikian, jumlah kasus sembuh tersebut mencapai 47,6 persen dari kasus COVID-19 di Indonesia yang mencapai 76.981 kasus.

12 Juli: Kasus positif baru 1.681 orang, Jatim, Jakarta dan Sulsel menjadi 3 provinsi dengan kasus tertinggi

Perkembangan Terkini Pandemik COVID-19 di Indonesia”] Petugas medis melakukan rapid test menggunakan rapid test buatan anak negeri RI-GHA COVID-19 di Gedung Kemenko PMK, Kamis (9/7/2020) (/Dini Suciatiningrum)

Juru Bicara Pemerintah untuk COVID-19 Achmad Yurianto mengungkapkan total kasus COVID-19 menjadi 75.699 setelah ada penambahan sebanyak 1.681 orang Minggu (12/7/2020). Pasien sembuh sebanyak 35.638 setelah ada penambahan 919 orang, dan kasus meninggal menjadi 3.606 dengan penambahan 71 orang.

“Berdasarkan data yang dihimpun, jumlah orang yang diperiksa per hari ini ada 10.995 dan jumlah yang akumulatifnya adalah 621.087. Dari pemeriksaan keseluruhan, didapatkan penambahan kasus positif per hari ini sebanyak 1.682 dan negatif 9.313,” jelasnya melalui channel YouTube BNPB.

Jawa Timur melaporkan 518 kasus baru dan 207 sembuh. Kemudian DKI Jakarta melaporkan 404 kasus baru dan 160 sembuh. Sulawesi Selatan 173 kasus baru dan 107 kasus sembuh. Kalimantan Selatan 77 kasus baru dan 107 sembuh. Jawa Tengah 70 kasus baru dan 30 sembuh.

“Kemudian Papua 63 kasus baru dan 7 sembuh. Jawa Barat 50 kasus baru dan 10 sembuh,” rincinya.

Sementara itu, data provinsi 5 besar dengan kasus positif COVID-19 terbanyak secara kumulatif adalah Jawa Timur sejumlah 16.658, DKI Jakarta 14.517, Sulawesi Selatan 6.973, Jawa Tengah 5.473 dan Jawa Barat 5.077.

11 Juli: Jawa Timur menjadi provinsi dengan penambahan kasus terbanyak

Perkembangan Terkini Pandemik COVID-19 di Indonesia”] Ilustrasi (Dok./Istimewa)

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona atau COVID-19 Achmad Yurianto mengatakan, terjadi penambahan 1.671 kasus baru virus corona hari ini, Sabtu (11/7/2020). Dengan demikian, total kasus COVID-19 di Indonesia menjadi 74.018 kasus.

“Jawa Timur melaporkan 409 kasus baru, namun melaporkan sembuh sebanyak 318 orang,” kata Yuri melalui streaming YouTube BNPB Indonesia, Sabtu.

Yuri juga melaporkan, jumlah pasien positif COVID-19 yang meninggal dunia telah mencapai 3.535 kasus. Angka tersebut muncul karena ada penambahan kasus meninggal sebanyak 66 orang hari ini. Sementara, jumlah pasien yang sembuh dari COVID-19 hari ini juga bertambah 1.190 orang, sehingga total menjadi 34.719 kasus.

10 Juli: Jakarta sebagai provinsi dengan penambahan kasus terbanyak

Perkembangan Terkini Pandemik COVID-19 di Indonesia”] Ilustrasi COVID-19 (/Debbie Sutrisno)

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona atau COVID-19 Achmad Yurianto mengatakan, jumlah kasus positif virus corona di Indonesia hari ini bertambah 1.611 kasus. Dengan demikian, total kasus COVID-19 menjadi 72.347 kasus.

DKI Jakarta tercatat sebagai provinsi dengan penambahan kasus terbanyak hari ini, yaitu 260 kasus.

“Jawa Timur melaporkan 246 kasus baru hari ini,” ujar Yuri dalam keterangan pers yang disiarkan langsung dari channel YouTube BNPB Indonesia, Jumat (10/7/2020).

Yuri juga melaporkan, jumlah pasien positif COVID-19 yang meninggal dunia telah mencapai 3.469 kasus. Angka tersebut muncul karena ada penambahan kasus meninggal sebanyak 52 orang hari ini. Sedangkan, pasien yang sembuh dari COVID-19 hari ini berjumlah 878 orang, sehingga totalnya menjadi 33.529 orang.

“Kasus sembuh bertambah 878, jadi total kasus sembuh 33.529,” kata dia.

9 Juli: Penambahan kasus virus corona ‘meroket’ 2.657 kasus

Perkembangan Terkini Pandemik COVID-19 di Indonesia”] Ilustrasi pasien COVID-19 (ANTARA FOTO/Destyan Sujarwoko)

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona atau COVID-19 Achmad Yurianto mengatakan kasus virus corona di Indonesia bertambah 2.657 kasus, sehingga jumlah akumulasinya menjadi 70.736 kasus per Kamis (9/7/2020).

Angka ini memecahkan rekor kasus harian virus corona terbanyak yang dicatatkan sehari sebelumnya Rabu 8 Juli 2020, sebanyak 1.853 kasus.

Yurianto juga mengatakan, jumlah pasien yang sembuh dari COVID-19 hari ini naik 1.066 orang, sehingga total menjadi 32.651 orang. Sedangkan, pasien positif COVID-19 yang meninggal dunia mencapai 3.417 kasus, setelah bertambah 58 kasus.

8 Juli: Rekor baru, kasus positif virus corona di Indonesia hari ini bertambah 1.853

Perkembangan Terkini Pandemik COVID-19 di Indonesia”] Dinas Perdagangan dan Dinas Kesehatan Bantul gelar rapid test masal COVID-19 kepada pedagang pasar Jodog, Kabupaten Bantul. /Daruwaskita

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona atau COVID-19 Achmad Yurianto mengatakan, jumlah kasus positif virus corona di Indonesia hari ini bertambah 1.853 kasus. Dengan demikian total kasus virus corona menjadi 68.079 kasus.

Jawa Timur tercatat sebagai provinsi dengan penambahan kasus terbanyak hari ini, yaitu 366 kasus.

“Jawa Timur melaporkan 366 kasus baru dan 205 sembuh,” ujar Yurianto dalam keterangan pers yang disiarkan langsung di channel YouTube BNPB Indonesia, Rabu (8/7/2020).

Sementara, jumlah pasien positif COVID-19 yang meninggal dunia telah mencapai 3.359 kasus. Angka tersebut muncul karena ada penambahan kasus meninggal sebanyak 50 orang hari ini. Yurianto juga menyebutkan penambahan pasien yang sembuh dari COVID-19 hari ini berjumlah 800 orang. Sehingga, totalnya menjadi 31.585 jiwa.

Virus corona telah menyebar di 34 provinsi di Indonesia. Setelah Jawa Timur, DKI Jakarta menjadi provinsi dengan penambahan kasus terbanyak kedua hari ini, dengan 357 kasus positif COVID-19.

7 Juli: Kasus baru tembus angka 1.268, penambahan terbanyak dari Jawa Timur

Perkembangan Terkini Pandemik COVID-19 di Indonesia”] Ilustrasi pasien tes swab. /Feny Maulia Agustin

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona atau COVID-19 Achmad Yurianto mengatakan, jumlah kasus positif COVID-19 di Indonesia hari ini mengalami penambahan sebanyak 1.268 kasus. Dengan demikian total kasus COVID-19 menjadi 66.226.

Jawa Timur tercatat sebagai provinsi dengan penambahan kasus terbanyak hari ini yaitu sebanyak 289 kasus baru.

Yuri juga melaporkan, jumlah pasien positif COVID-19 yang meninggal dunia telah mencapai 3.309 kasus. Angka tersebut muncul karena ada penambahan kasus meninggal sebanyak 68 orang.

“Sehingga total kasus meninggal akumulasinya menjadi 3.309 orang,” katanya dalam keterangan persnya yang disiarkan langsung dari channel YouTube BNPB Indonesia, Selasa (7/7/2020).

Sementara, penambahan pasien yang sembuh dari COVID-19 hari ini berjumlah 866 orang. Sehingga, totalnya menjadi 30.785.

Dengan demikian, jumlah kasus sembuh tersebut mencapai 46,4 persen dari kasus COVID-19 di Indonesia yang mencapai 66.226.

6 Juli: Sebanyak 1.209 orang terinfeksi virus corona di Indonesia hari ini

Perkembangan Terkini Pandemik COVID-19 di Indonesia”] Ilustrasi. ANTARA FOTO/Fauzan

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Percepatan Virus Corona atau COVID-19 Achmad Yurianto mengatakan, jumlah kasus positif COVID-19 di Indonesia hari ini bertambah 1.209 kasus. Dengan demikian secara akumulatif menjadi 64.958 kasus.

Jawa Timur tercatat sebagai provinsi dengan penambahan kasus terbanyak hari ini, yaitu 308 kasus.

“Penambahan kasus yang kita identifikasi setiap hari dari hasil PCR atau TCM adalah gambaran upaya masif untuk pemeriksaan dari tracing agresif,” ujar Yurianto dalam keterangan pers yang disiarkan langsung di channel YouTube BNPB Indonesia, Senin (6/7).

Yurianto juga melaporkan, jumlah pasien positif COVID-19 yang meninggal dunia telah mencapai 3.241 kasus, setelah bertambah sebanyak 70 orang hari ini. Sedangkan, kasus sembuh bertambah 814 orang, sehingga totalnya menjadi 29.919 orang.

5 Juli: Tujuh provinsi tidak ada penambahan kasus baru hari ini

Perkembangan Terkini Pandemik COVID-19 di Indonesia”] INDONESIA TFRIC19 (Dok. Biro Hukum, Kerja Sama, dan Humas BPPT)

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto mengatakan, kasus positif virus corona hari ini bertambah 1.607 orang, sehingga total kasus positif secara akumulatif menjadi 63.749 orang. 

Pemeriksaan spesimen per hari ini, Minggu (5/7/2020) sebanyak 21.054 spesimen. Total akumulasi pemeriksaan sampai saat ini adalah 915.482 spesimen. 

“Dari pemeriksaan ini, hasil konfirmasi positif COVID-19 berjumlah 1.607 orang, sehingga total kasus positif akumulatif sampai dengan saat ini adalah 63.749 orang,” ujar Yurianto dalam keterangan pers yang disiarkan langsung di channel YouTube BNPB Indonesia, Minggu.

Yurianto menyebutkan Jawa Timur menjadi provinsi penyumbang kasus baru terbanyak hari ini, yakni 552 kasus, dan pasien sembuh 154 kasus. Sehingga total kasus di Jatim hingga hari ini mencapai 14.013 kasus, setelah sehari sebelumnyadi terdapat 13.461 kasus.

“Kemudian, DKI Jakarta melaporkan kasus positif yang baru adalah 257 kasus dengan kasus sembuh sebanyak 286 orang. Jawa Tengah melaporkan 208 orang kasus baru dan melaporkan sembuh 50 orang. Sulawesi Selatan melaporkan kasus baru 136 orang dan kasus sembuh 95 orang. Jawa Barat melaporkan 106 kasus baru dengan 17 orang sembuh,” kata dia.

Ada sejumlah provinsi melaporkan kasus di bawah 10 kasus, dan tujuh lainnya tidak ada penambahan kasus baru hari ini. Ketujuh provinsi tersebut yakni Aceh, Kalimantan Utara, Sulawesi Tengah, Maluku Utara, Sulawesi Barat, Nusa Tenggara Timur dan Gorontalo. 

Lebih lanjut, Yurianto menegaskan, penambahan kasus baru 1.607 kasus, tidak dimaknai bahwa keseluruhan kasus ini masuk atau dirawat di rumah sakit. 

“Karena sebagian besar justru kita dapatkan dari hasil kontak tracing terhadap kasus yang kita rawat di rumah sakit. Kemudian, dilakukan kontak tracing pada orang yang kita duga dan kita curigai tertular karena kontak erat dengan kasus positif yang kita rawat,” jelas dia.

Sedangkan pasien cirus corona yang meninggal dunia hari ini bertambah 82 jiwa, sehingga total menjadi 3.171 orang. Sementara, sebanyak 886 pasien dinyatakan sembuh, sehingga secara akumulatif jumlah pasien yang sembuh tercatat 29.105 orang.

Sementara, jumlah orang dalam pemantauan (ODP) yang kondisinya masih dipantau sebanyak 39.928 orang, dan pasien dalam pengawasan (PSDP) yang masih diawasi sebanyak 13.767 jiwa. 

4 Juli: Kasus virus corona bertambah 1.447 jiwa hari ini

Perkembangan Terkini Pandemik COVID-19 di Indonesia”] Ilustrasi rapid test (/Nofika Dian Nugroho)

Kasus virus corona di Indonesia hari ini bertambah  1.447 kasus, sehingga total kasus positif di tanah air menjadi 62.142 kasus.

Jawa Timur tercatat masih sebagai provinsi dengan penambahan kasus terbanyak hari ini, yaitu 413 kasus baru. Data tersebut berdasarkan catatan hasil uji Jumat 3 Juli 2020 pukul 12.00 WIB hingga Sabtu 4 Juli 2020 pukul 12.00 WIB.

“Kita maknai penambahan kasus yang kita identifikasi setiap hari dari hasil PCR atau TCM adalah gambaran upaya masif, untuk pemeriksaan dari tracing agresif,” ungkap pria yang akrab disapa Yuri ketika memberikan keterangan pers dan disiarakan di channel YouTube BNPB Indonesia, Sabtu.

Sementara, jumlah kasus yang meninggal dunia akibat COVID-19 hingga hari ini, total mencapai 3.089 orang. Angka itu tercatat dalam lima bulan sejak pasien COVID-19 di Indonesia dilaporkan meninggal untuk kali pertama. Pasien pertama yang meninggal diketahui pada 12 Maret 2020. 

“Bertambah 53 orang (yang meninggal), sehingga total kasus meninggal akumulasinya menjadi 3.089 orang,” ungkap Yurianto. 

Angka kematian akibat virus corona diprediksi akan terus bertambah, karena jumlah orang yang terpapar dan dirawat juga meningkat. Kendati, jumlah pasien yang sembuh juga terus meningkat. Hari ini ada 651 pasien yang berhasil sembuh, sehingga total pasien sembuh dari COVID-19 menjadi 28.219 orang.

3 Juli: Jawa Timur masih sumbang kasus virus corona terbanyak

Perkembangan Terkini Pandemik COVID-19 di Indonesia”] Ilustrasi COVID-19 (/Debbie Sutrisno)

Jumlah kasus positif COVID-19 di Indonesia pada 3 Juli 2020 mengalami penambahan sebanyak 1.301 kasus. Sudah dua minggu belakangan ini, penambahan angka kasus harian di Indonesia lebih dari 1.000 kasus. Pada 2 Juli 2020, kasus harian COVID-19 menciptakan rekor baru yakni 1.624 kasus. 

Dengan adanya penambahan 1.301 kasus COVID-19 pada hari ini, maka total menjadi 60.695 kasus. Jawa Timur measih tercatat sebagai provinsi dengan penambahan kasus terbanyak hari ini, yaitu 353 kasus.

“Kita maknai penambahan kasus yang kita identifikasi setiap hari dari hasil PCR atau TCM adalah gambaran upaya masif untuk pemeriksaan dari  tracing agresif,” kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona atau COVID-19 Achmad Yurianto, dalam keterangan pers yang disiarkan langsung di channel YouTube BNPB Indonesia, Jumat (3/7).

Lanjutkan membaca artikel di bawah Editor’s picks

  • Pengakuan Korban Fetish Kain Jarik, Awalnya Kasihan Malah Dilecehkan
  • Heboh Rambut Pasha ‘Ungu’, Kemendagri: Gak Ada Aturannya, Gak Masalah
  • Muhammadiyah: Nadiem Datang Minta Maaf dan Janji Evaluasi POP

Selain itu, Yurianto juga mengumumkan jumlah pasien positif COVID-19 yang meninggal dunia, yang kini telah menembus angka 3.036 kasus, setelah bertambah 49 orang hari ini. Sedangkan, jumlah pasien yang sembuh dari COVID-19 hari ini bertambah 901 orang, sehingga secara akumulatif menjadi 27.568 kasus.

“Bertambah 49 orang, sehingga total kasus meninggal akumulasinya menjadi 3.036 orang,” kata dia.

2 Juli: Penambahan kasus positif virus corona tercatat tertinggi, namun enam provinsi melaporkan tidak ada penambahan kasus baru

Perkembangan Terkini Pandemik COVID-19 di Indonesia”] Petugas medis menunjukkan sampel darah saat rapid test atau pemeriksaan cepat COVID-19 di DPP Golkar, Slipi, Jakarta, Selasa (7/4/2020). Partai Golkar menyelenggarakan rapid test COVID-19 secara gratis bagi wartawan, kader, dan masyarakat guna memastikan kesehatan dan mengantisipasi penyebaran COVID-19. ANTARA FOTO/Didik Setiawan

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona atau COVID-19 Achmad Yurianto mengatakan, jumlah kasus positif COVID-19 di Indonesia meningkat menjadi 59.394 kasus per hari ini, setelah bertambah 1.624 orang hari ini.

Data tersebut terhitung sejak 1 Juli 2020 pukul 12.00 WIB hingga 2 Juli 2020 pukul 12.00 WIB. Kasus hari ini tercatat sebagai rekor kenaikan tertinggi dibanding hari-hari sebelumnya.

“Dari pemeriksaan ini kita mendapatkan kasus positif terkonfirmasi sebanyak 1.624, sehingga akumulasi kasus positif yang kita dapatkan sampai hari ini adalah 59.394 orang,” kata Yurianto dalam keterangan pers yang disiarkan langsung di channel YouTube BNPB Indonesia, Kamis (2/7).

Yurianto menjelaskan, Jawa Timur kembali menjadi penyumbang kasus baru terbanyak, yaitu 374 kasus positif, sehingga total kasus di Jawa Timur naik menjadi 12.695 kasus.

“Untuk Jawa Timur ada penambahan kasus baru sebanyak 374 orang. Namun juga melaporkan kasus yang sembuh sebanyak 192 orang,” ujar dia.

Dia juga menyebutkan jumlah pasien yang sembuh dari COVID-19 meningkat menjadi 26.667 orang hari ini, setelah bertambah 1.072 orang. Sedangkan, jumlah pasien positif COVID-19 meninggal dunia mencapai 2.987 kasus, setelah bertambah sebanyak 53 orang hari ini.

“Total yang sembuh hari ini adalah 1.072 orang. Sehingga total akumulasi sembuh menjadi 26.667 orang,” kata dia.

Yurianto juga menuturkan, dari 34 provinsi yang melapor hari ini, terdapat 18 provinsi melaporkan kasus baru di bawah 10 kasus. Kemudian, sebanyak enam provinsi melaporkan tidak ada penambahan kasus baru.

“Ada 18 provinsi yang hari ini melaporkan penambahan kasus baru di bawah 10 orang, bahkan ada enam provinsi tanpa ada penambahan kasus baru. Di antaranya adalah Aceh, Bangka Belitung, Jambi, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara dan Sulawesi Tengah,” kata dia.

1 Juli: DKI Jakarta tercatat sebagai provinsi dengan penambahan kasus terbanyak hari ini

Perkembangan Terkini Pandemik COVID-19 di Indonesia”] Ilustrasi (ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya)

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona atau COVID-19 Achmad Yurianto mengatakan, hari ini jumlah pasien positif COVID-19 bertambah sebanyak 1.385 kasus, sehingga total kasus COVID-19 di Indonesia menjadi 57.770 kasus.

Dari semua provinsi yang ada di Indonesia, DKI Jakarta tercatat sebagai daerah dengan penambahan kasus terbanyak hari ini, yaitu 217 kasus baru.

“Kita maknai penambahan kasus yang kita identifikasi setiap hari dari hasil PCR atau TCM adalah gambaran upaya masif untuk pemeriksaan dari tracing agresif,” ujar Yuri dalam keterangan pers yang disiarkan langsung dari channel YouTube BNPB Indonesia, Rabu (1/7).

Yurianto juga melaporkan, jumlah pasien positif COVID-19 yang meninggal dunia telah mencapai 2.934 kasus. Angka tersebut muncul karena ada penambahan kasus meninggal sebanyak 58 orang hari ini.

“Bertambah 58 orang, sehingga total kasus meninggal akumulasinya menjadi 2.934 orang,” katanya.

Kendati, jumlah pasien yang sembuh dari COVID-19 juga bertambah 789 orang hari ini, sehingga total pasien sembuh menjadi 25.595 orang.

“Kasus sembuh bertambah 789, jadi total kasus sembuh 25.595,” kata dia.

30 Juni: Jawa Timur sumbang kasus lebih banyak lagi

Perkembangan Terkini Pandemik COVID-19 di Indonesia”] Ilustrasi rapid test. (/Bagus F)

Jumlah kasus positif virus corona atau COVID-19 di Indonesia bertambah sebanyak 1.293 kasus hari ini. Dengan demikian total kasus COVID-19 menjadi 56.385 kasus. Jawa Timur tercatat sebagai provinsi dengan penambahan kasus terbanyak hari ini, yaitu 331 kasus.

“Kita maknai penambahan kasus yang kita identifikasi setiap hari dari hasil PCR atau TCM, adalah gambaran upaya masif untuk pemeriksaan dari tracing agresif,” ujar Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona atau COVID-19 Achmad Yurianto dalam keterangan pers yang disiarkan langsung di saluran YouTube BNPB Indonesia, Selasa (30/6).

Yurianto juga melaporkan, jumlah pasien positif COVID-19 yang meninggal dunia telah mencapai 2.876 kasus, setelah bertambah sebanyak 51 orang hari ini. Sedangkan, pasien yang sembuh dari COVID-19 hari ini berjumlah 1.006 orang, sehingga secara akumulasi menjadi 24.806 orang.

29 Juni: Jawa Timur masih tercatat sebagai provinsi dengan penambahan kasus terbanyak

Perkembangan Terkini Pandemik COVID-19 di Indonesia”] Ilustrasi perawat. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona atau COVID-19 Achmad Yurianto mengatakan, jumlah kasus positif COVID-19 di Indonesia hari ini bertambah 1.082 kasus, sehingga menjadi 55.092 kasus. Jawa Timur tercatat sebagai provinsi dengan penambahan kasus terbanyak hari ini, yaitu 297 kasus.

“Jawa Timur melaporkan hari ini 297 kasus positif baru, namun juga melaporkan 171 kasus sembuh,” ujar Yurianto dalam keterangan pers yang disiarkan langsung dari channel YouTube BNPB Indonesia, Senin (29/6).

Yurianto juga melaporkan, jumlah pasien positif COVID-19 yang meninggal dunia telah mencapai 2.805 kasus, setelah bertambah sebanyak 51 orang. Sementara, pasien yang sembuh dari COVID-19 hari ini berjumlah 864 orang, sehingga totalnya menjadi 23.800 kasus.

28 Juni: Jumlah kasus positif virus corona bertambah 1.198

Perkembangan Terkini Pandemik COVID-19 di Indonesia”] Ilustrasi kasus virus corona. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra

Gugus Tugas Penanganan COVID-19 melaporkan jumlah kasus positif virus corona bertambah 1.198 kasus, sehingga total menjadi 54.010 kasus per hari ini. Jawa Timur masih menjadi provinsi penyumbang kasus terbanyak. Data tersebut terhitung sejak 27 Juni pukul 12.00 hingga 28 Juni pukul 12.00 WIB.

“Total spesimen yang sudah kita periksa ada 770.600 spesimen, dari hasil pemeriksaan tersebut, ditemukan peningkatan kasus positif sebanyak 1.198 kasus,” ungkap Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona atau COVID-19 Achmad Yurianto, dalam konferensi pers yang disiarkan langsung di saluran YouTube BNPB, Minggu (27/6).

Yurianto juga melaporkan penambahan pasien sembuh dari virus corona, yakni berjumlah 1.027 orang. “Jadi total kasus sembuh 22.936,” kata dia.

Sementara, jumlah pasien meninggal akibat virus corona hari ini bertambah 34 orang. Sehingga pasien meninggal total menjadi 2.754 orang.

27 Juni: Jawa Timur menjadi penyumbang kasus COVID-19 tertinggi hari ini

Perkembangan Terkini Pandemik COVID-19 di Indonesia”] Proses mengantarkan pasien ke Rusunawa Penajam Paser Utara. (Dok. BPBD PPU)

Gugus Tugas Penanganan COVID-19 melaporkan penambahan kasus positif COVID-19 di Indonesia sebanyak 1.385 orang. Dengan demikian, terhitung sejak 26 Juni 2020 pukul 12.00 WIB hingga 27 Juni 2020 pukul 12.00 WIB, kasus positif mengalami kenaikan sebanyak 1.385 orang.

“Dari jumlah ini kita mendapatkan hasil positif yang kita periksa terkonfirmasi sebanyak 1.385 orang. Sehingga totalnya kasus positif ini menjadi 52.812 orang,” kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona atau COVID-19 Achmad Yurianto, dalam konferensi pers yang disiarkan langsung di saluran YouTube BNPB, Sabtu (27/6). 

Yurianto menjelaskan Jawa Timur menjadi penyumbang kasus tambahan terbanyak hari ini, yaitu 277 kasus positif baru. Sehingga, total kasus di Jawa Timur naik menjadi 11.178 kasus.

“Sebarannya angka tertinggi yang melaporkan kasus positif hari ini adalah Jawa Timur dengan penambahan 384 kasus dan melaporkan sembuh 78 orang,” ujar dia.

Sementara, penambahan jumlah pasien sembuh dari virus corona pada hari ini berjumlah 576 orang, sehingga total pasien sembuh mencapai 21.909. Sedangkan, jumlah pasien meninggal akibat COVID-19 bertambah menjadi 2.720 orang, setelah bertambah 37 orang.

26 Juni: Kasus positif COVID-19 naik 1.240 kasus

Perkembangan Terkini Pandemik COVID-19 di Indonesia”] INDONESIA TFRIC19. Dok. Biro Hukum, Kerja Sama, dan Humas BPPT

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona atau COVID-19 Achmad Yurianto melaporkan, total kasus positif di Indonesia naik menjadi 51.427 kasus hari ini. Angka tersebut naik 1.240 kasus, berdasarkan data pada 25 Juni pukul 12.00 hingga 26 Juni pukul 12.00 WIB.

Jawa Timur menjadi wilayah yang menyumbang kasus terbanyak hari ini yaitu 356 kasus baru. Sedangkan, angka kematian juga terjadi di Indonesia, menjadi 2.683 kasus, setelah bertambah 63 orang. Walaupun demikian, kasus sembuh juga terus naik dan sekarang berada di angka 21.333 orang, setelah bertambah 884 orang.

25 Juni: Kasus positif virus corona bertambah 1.178 kasus

Perkembangan Terkini Pandemik COVID-19 di Indonesia”] INDONESIA TFRIC19 (Dok. Biro Hukum, Kerja Sama, dan Humas BPPT)

Jumlah kasus positif virus corona atau COVID-19 di Indonesia hari ini bertambah 1.178 kasus baru. Dengan demikian total kasus virus corona menjadi 50.187 kasus. Data ini tercatat sejak Rabu (24/6) pukul 12.00 WIB hingga Kamis (25/6) pukul 12.00 WIB.

Jawa Timur tercatat sebagai provinsi dengan penambahan kasus terbanyak hari ini, yaitu 247 kasus.

“Sebagian besar kontak erat masih dijalankan. Tanpa perlindungan masker. Tidak jaga jarak. Ini fakta yang menyebabkan kasus positif masih tinggi di berbagai tempat. Tidak pakai masker jadi sebab utama kasus ini,” ujar Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto dalam keterangan pers yang disiarkan langsung di saluran YouTube BNPB Indonesia, Kamis (25/6).

Yurianto juga menyebutkan pasien virus corona atau COVID-19 yang sembuh di Indonesia hari ini bertambah 719 orang, sehingga totalnya menjadi 20.449 orang. Sedangkan, kasus meninggal dunia mencapai 2.629 kasus, setelah bertambah 47 orang hari ini.

24 Juni: Kasus positif COVID-19 di Indonesia meningkat 1.113 kasus

Perkembangan Terkini Pandemik COVID-19 di Indonesia”] Ilustrasi rapid test COVID-19 (ANTARA FOTO/Jojon)

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona atau COVID-19 Achmad Yurianto mengatakan, jumlah kasus positif COVID-19 di Indonesia hari ini meningkat 1.113 kasus. Dengan demikian, total kasus COVID-19 pada Rabu (24/6) menjadi 49.009 kasus.

Jawa Timur tercatat sebagai provinsi dengan penambahan kasus terbanyak hari ini, yaitu 183 kasus baru.

“Harus kita pahami kembali, proses penularan yang terjadi hari ke hari di beberapa provinsi ini menggambarkan masih ada sumber penularan di tengah masyarakat,” ujar Yuri dalam keterangan pers yang disiarkan langsung dari channel YouTube BNPB Indonesia, Rabu.

Yurianto juga melaporkan, jumlah pasien positif COVID-19 yang meninggal dunia telah mencapai 2.573 kasus. Angka tersebut muncul karena ada penambahan kasus meninggal sebanyak 38 orang. Sedangkan, pasien yang sembuh dari COVID-19 hari ini bertambah 417 orang, sehingga totalnya menjadi 19.658 orang.

23 Juni: Jakarta memiliki kasus sembuh baru terbanyak

Perkembangan Terkini Pandemik COVID-19 di Indonesia”] Sejumlah pengendara melintas di kawasan Senayan, Minggu (17/5/2020) (ANTARA FOTO/Nova Wahyudi)

Jumlah Kasus positif virus corona atau COVID-19 di Indonesia hari ini bertambah menjadi 47.896 kasus. Jumlah tersebut naik, setelah terhitung sejak 22 Juni 2020 pukul 12.00 WIB hingga 23 Juni 2020 pukul 12.00 WIB, muncul kasus baru sebanyak 1.051 orang.

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona atau COVID-19 Achmad Yurianto mengatakan, Jawa Timur tercatat sebagai provinsi dengan penambahan kasus terbanyak hari ini, yaitu 258 kasus baru.

“Menjaga jarak adalah kunci, beberapa kebijakan yang diberikan oleh pemerintah terkait pembatasan kapitas kendaraan umum yang menjadi latar belakang menjaga jarak bisa terapkan,” ujar Yurianto dalam keterangan pers yang disiarkan langsung di saluran YouTube BNPB Indonesia, Selasa (23/6).

Yurianto juga melaporkan, jumlah pasien positif COVID-19 yang meninggal dunia telah mencapai 2.535 kasus, setelah hari ini ada penambahan 35 orang. Sedangkan, pasien yang sembuh dari COVID-19 kini mencapai 19.241 orang, setelah bertambah 506 orang.

“Jakarta memiliki kasus sembuh baru terbanyak, yaitu 100 kasus,” kata dia.

22 Juni: Kasus COVID-19 bertambah 954 orang

Perkembangan Terkini Pandemik COVID-19 di Indonesia”] INDONESIA TFRIC19 (Dok. Biro Hukum, Kerja Sama, dan Humas BPPT)

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona atau COVID-19 Achmad Yurianto mengatakan jumlah kasus positif COVID-19 di Indonesia bertambah menjadi 46.845 kasus. Jumlah tersebut naik karena muncul kasus baru sebanyak 954 orang terhitung sejak 21 Juni 2020 pukul 12.00 WIB hingga 22 Juni 2020 pukul 12.00 WIB.

Jawa Timur  tercatat sebagai provinsi dengan penambahan kasus terbanyak hari ini sebanyak 315 kasus baru.

“Kepatuhan protokol kesehatan masih belum maksimal dilakukan oleh masyarakat kita, sudah saat kita saling mengingatkan,” ujar dia dalam keterangan pers yang disiarkan langsung dari channel YouTube BNPB Indonesia, Senin (22/6).

Yurianto juga melaporkan, jumlah pasien positif COVID-19 yang meninggal dunia telah mencapai 2.500 kasus, setelah bertambah 35 orang hari ini. Sedangkan, pasien COVID-19 yang sembuh kini mencapai 18.735 orang, setelah bertambah 331 orang.

21 Juni: Kasus baru COVID-19 bertambah 862 orang

Perkembangan Terkini Pandemik COVID-19 di Indonesia”] Ilustrasi rapid test (/Nofika Dian Nugroho)

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 atau Virus Corona Achmad Yurianto mengatakan, jumlah kasus positif di Indonesia per Minggu (21/6) kini menjadi 45.891 kasus, setelah hari ini bertambah kasus baru 862 orang. 

Data tersebut terhitung sejak 20 Juni 2020 pukul 12.00 WIB hingga 20 Juni 2020 pukul 12.00 WIB.

Provinsi DKI Jakarta tercatat sebagai provinsi dengan penambahan kasus baru terbanyak hari ini, yaitu 142 kasus.

“Hari ini kita dapat 862 orang positif COVID-19, sehingga total 45.891. Tertinggi di DKI Jakarta sebanyak 142 orang dan melaporkan sembuh sebanyak 233 orang,” ujar pria yang akrab disapa Yuri dalam keterangan pers dan disiarkan secara daring di channel YouTube BNPB, Minggu (21/6). 

Yurianto juga melaporkan jumlah pasien positif COVID-19 yang meninggal dunia kini mencapai 2.465 kasus, setelah bertambah 36 orang. Sementara, kasus sembuh kini mencapai 18.404 orang, setelah bertambah 521 orang.

20 Juni: Kasus virus corona tembus menjadi 45.029 kasus

Perkembangan Terkini Pandemik COVID-19 di Indonesia”] Sejumlah penumpang turun dari kapal KM Kirana IX yang bersandar di Dermaga Jamrud Utara, Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur, Selasa (19/5). (ANTARA FOTO/Didik Suhartono)

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona Achmad Yurianto mengatakan, jumlah kasus positif COVID-19 di Indonesia per Sabtu (20/6) bertambah menjadi 45.029 kasus. Jumlah tersebut naik karena terhitung sejak 19 Juni 2020 pukul 12.00 WIB hingga 20 Juni 2020 pukul 12.00 WIB, muncul kasus baru sebanyak 1.226 orang.

Provinsi Jawa Timur tercatat sebagai provinsi dengan penambahan kasus terbanyak hari ini, yaitu 394 kasus baru.

Yurianto juga melaporkan, jumlah pasien positif COVID-19 yang meninggal dunia telah mencapai 2.429 kasus, setelah bertambah sebanyak 56 orang hari ini. Sedangkan, pasien sembuh dari COVID-19 meningkat menjadi 17.883 orang, setelah bertambah 534 orang hari ini.

“Bertambah 56 orang, sehingga total kasus mqeninggal akumulasinya menjadi 2.429 orang,” kata dia dalam keterangan pers dan disiarkan secara daring di saluran YouTube BNPB, Sabtu (20/6).

19 Juni: Kenaikan kasus COVID-19 di Indonesia masih tinggi, hari ini bertambah 1.041

Perkembangan Terkini Pandemik COVID-19 di Indonesia”] /Candra Irawan

Juru Bicara Pemerintah untuk Percepatan Penanganan Virus Corona atau COVID-19 Achmad Yurianto mengatakan jumlah kasus positif COVID-19 di Indonesia kini mencapai 43.803. Jumlah tersebut naik karena terhitung sejak 18 Juni 2020 pukul 12.00 WIB hingga 19 Juni 2020 pukul 12.00 WIB, muncul kasus baru sebanyak 1.041.

Sulawesi Selatan tercatat sebagai provinsi dengan penambahan kasus terbanyak hari ini yaitu, 207 kasus baru.

“Protokol kesehatan adalah kunci untuk mengurangi jumlah infeksi di tengah masyarakat,” ujar Yuri dalam keterangan persnya yang disiarkan langsung dari channel YouTube BNPB Indonesia, Jumat (19/6).

Jumlah pasien positif COVID-19 yang meninggal dunia telah mencapai 2.373 kasus. Per hari ini, ada penambahan kasus meninggal sebanyak 34 orang.

“Bertambah 34 orang, sehingga total kasus meninggal akumulasinya menjadi 2.373 orang,” katanya.

Yuri melaporkan pasien yang sembuh dari COVID-19 jumlahnya kini mencapai 17.349 orang. Hal itu terjadi karena per hari ini, ada tambahan kasus sembuh sebanyak 551 orang.

Virus corona telah menyebar di 34 provinsi di Indonesia. Setelah Sulawesi Selatan, Jakarta menjadi provinsi dengan penambahan kasus terbanyak kedua hari ini dengan 141 kasus positif COVID-19 baru.

18 Juni: Rekor baru lagi, hari ini kasus positif COVID-19 meroket hingga 1.331 kasus baru

Perkembangan Terkini Pandemik COVID-19 di Indonesia”] /Candra Irawan

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona atau COVID-19 Achmad Yurianto mengatakan, jumlah kasus positif virus corona di Indonesia mengalami peningkatan menjadi 42.762 kasus, setelah bertambah 1.331 kasus baru.

Data tersebut terhitung sejak 17 Juni 2020 pukul 12.00 WIB hingga 18 Juni 2020 pukul 12.00 WIB. Kenaikan kasus positif virus corona hari ini, tertinggi dari penambahan kasus-kasus harian sebelumnya.

“Dari jumlah ini kita mendapatkan hasil positif yang kita periksa terkonfirmasi sebanyak 1.331 orang. Sehingga totalnya kasus positif ini menjadi 42.762 orang,” kata Yurianto dalam keterangan pers yang disiarkan langsung di channel YouTube BNPB Indonesia, Kamis (18/6).

Jumlah pasien yang sembuh dari COVID-19 semakin meningkat, yakni mencapai 16.798 orang. “Sehingga total sembuh kalau kita lihat hari ini adalah 555 orang, akumulasi sembuh adalah 16.798 orang,” tutur Yuri.

Yuri juga melaporkan, jumlah pasien positif COVID-19 yang meninggal dunia telah mencapai 2.339 kasus. Per hari ini, ada penambahan kasus meninggal sebanyak 63 orang.

Jawa Timur menjadi penyumbang kasus tambahan terbanyak hari ini, yaitu 384 kasus baru. Sehingga, total kasus di Jawa Timur naik menjadi 8.917 kasus.

“Sebarannya angka tertinggi yang melaporkan kasus positif hari ini adalah Jawa Timur, dengan penambahan 384 kasus dan melaporkan sembuh 78 orang,” ujar Yurianto.

Yuri menuturkan, dari 34 provinsi yang melapor hari ini, terdapat 17 provinsi yang melaporkan kasus baru di bawah 10. Kabar baiknya, ada juga 10 provinsi yang melaporkan hari ini tidak ada penambahan kasus baru.

17 Juni: Masih tinggi, kasus positif COVID-19 hari ini bertambah sebanyak 1.031 orang

Perkembangan Terkini Pandemik COVID-19 di Indonesia”] Ilustrasi swab test. Dok.Kementerian BUMN

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona atau COVID-19 Achmad Yurianto mengatakan, jumlah kasus positif COVID-19 di Indonesia terus bertambah menjadi 41.431 kasus. Jumlah tersebut naik karena terhitung sejak 16 Juni 2020 pukul 12.00 WIB hingga 17 Juni 2020 pukul 12.00 WIB, muncul kasus baru sebanyak 1.031 orang.

Jawa Timur tercatat sebagai provinsi dengan penambahan kasus terbanyak hari ini yaitu sebanyak 225 kasus baru.

“Kasus baru yang kita dapatkan masih didominasi pada lima provinsi yang terbanyak melaporkan kasus konfirmasi positifnya di antaranya yang satu antaranya adalah Jawa Timur hari ini melaporkan ada 225 kasus baru,” kata Yuri dalam keterangan persnya yang disiarkan langsung dari channel YouTube BNPB Indonesia, Rabu (17/6).

Sementara, jumlah pasien positif COVID-19 yang meninggal dunia telah mencapai 2.276 kasus. Per hari ini, ada penambahan kasus meninggal sebanyak 45 orang.

“Bertambah 45 orang, sehingga total kasus meninggal akumulasinya menjadi 2.276 orang,” katanya.

Yuri melaporkan pasien yang sembuh dari COVID-19 semakin meningkat. Jumlahnya kini mencapai 16.243 orang. Hal itu terjadi karena per hari ini ada tambahan kasus sembuh sebanyak 540 orang.

15 Juni: Kasus virus corona kembali naik, 1.017 orang terinfeksi hari ini

Perkembangan Terkini Pandemik COVID-19 di Indonesia”] Ilustrasi pemakaman pasien positif COVID-19 (ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra)

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona atau COVID-19 Achmad Yurianto mengatakan, jumlah kasus positif COVID-19 di Indonesia bertambah menjadi 39.294 kasus, setelah bertambah 1.017 orang. Data tersebut terhitung sejak 14 Juni 2020 pukul 12.00 WIB hingga 15 Juni 2020 pukul 12.00 WIB. 

Jawa Timur tercatat masih sebagai provinsi dengan penambahan kasus terbanyak hari ini, yaitu 270 kasus baru.

“Proses penularan masih saja terjadi, artinya masih ada sumber penularan yang berada di tengah-tengah kita yang belum melaksanakan tindakan isolasi dengan baik, dan kemudian masih banyak kelompok rentan yang tidak menyadari bahwa mereka akan sangat mudah terinfeksi,” akta Yurianto dalam keterangan pers yang disiarkan langsung di channel YouTube BNPB Indonesia, Senin (15/6).

Yurianto juga melaporkan, jumlah pasien positif COVID-19 yang meninggal dunia akibat virus corona di Indonesia telah mencapai 2.198 kasus, setelah bertambah sebanyak 64 orang. Sedangkan, kasus sembuh dari COVID-19 menjadi 15.123 orang, setelah bertambah 592 orang.

Sementara, virus corona telah menyebar di 34 provinsi di Indonesia. Setelah Jawa Timur, DKI Jakarta menjadi provinsi dengan penambahan kasus terbanyak kedua hari ini dengan 142 kasus baru COVID-19.

14 Juni: Kasus virus corona bertambah 857 kasus, menurun dari tambahan kasus harian dari kemarin

Perkembangan Terkini Pandemik COVID-19 di Indonesia”] Proses mengantarkan pasien ke Rusunawa Penajam Paser Utara. (Dok. BPBD PPU)

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona atau COVID-19 Achmad Yurianto mengatakan, kasus positif virus corona di Indonesia bertambah 857 kasus, sehingga total menjadi 38.277 kasus. Data kasus virus corona tersebut per 13 Juni pukul 12.00 WIB hingga 14 Juni pukul 12.00 WIB.

“Hari ini kami melakukan pemeriksaan spesimen sebanyak 18.760 spesimen, dari pemeriksaan tersebut ditemukan kasus baru konfirmasi COVID-19 sebanyak 857 orang. Sehingga totalnya menjadi 38.277 orang, namun angka ini tidak tersebar merata di seluruh wilayah tanah air,” kata dia, saat  live streaming  YouTube Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Minggu (14/6).

Yurianto juga melaporkan pasien meninggal dunia akibat virus corona di Indonesia bertambah 43 orang, sehingga total menjadi 2.134 orang. “Data yang didapatkan hari ini pasien sembuh adalah 755 orang, totalnya menjadi 14.531 orang,” kata dia.

Yurianto mengklaim peningkatan kasus positif terjadi karena pemeriksaan dan kontak tracing yang semakin agresif, yang dilakukan semua dinas kesehatan.

“Upaya  tracing  dengan yaitu pemeriksaan laboratorium terhadap kasus yang ditemukan secara masif, memberikan gambaran bahwa kita secara bersungguh-sungguh untuk berupaya menghentikan sebaran ini,” kata dia.

13 Juni: Sebanyak 1.014 orang terinfeksi virus corona, Jatim masih menjadi penyumbang kasus terbesar

Perkembangan Terkini Pandemik COVID-19 di Indonesia”] INDONESIA TFRIC19. Dok. Biro Hukum, Kerja Sama, dan Humas BPPT

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona atau COVID-19 Achmad Yurianto menyebutkan, jumlah kasus positif COVID-19 di Indonesia bertambah menjadi 37.420 kasus. Angka ini naik setelah ada 1.014 kasus baru muncul, yang terhitung sejak 12 Juni 2020 pukul 12.00 WIB hingga 13 Juni 2020 pukul 12.00 WIB.

Jawa Timur menjadi provinsi dengan penyumbang terbanyak kasus virus corona hari ini, yaitu 176 kasus baru.

“Ada lima provinsi dengan jumlah kasus tertinggi yang melaporkan hari ini, di antaranya adalah Jawa Timur yang melaporkan 176 kasus baru sementara,” ucap Yurianto dalam keterangan pers yang disiarkan langsung dari channel YouTube BNPB Indonesia, Sabtu (13/6).

Yurianto juga melaporkan, jumlah pasien positif COVID-19 yang meninggal dunia telah mencapai 2.091 kasus, setelah bertambah 43 orang. Sedangkan pasien sembuh dari virus corona menjadi 13.776 orang, setelah bertambah 563 orang.

12 Juni: Kasus virus corona bertambah 1.111 orang, Jawa Timur masih menjadi penyumbang kasus terbesar

Perkembangan Terkini Pandemik COVID-19 di Indonesia”] Ilustrasi tes swab (/GrabHealth)

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona atau COVID-19 Achmad Yurianto mengatakan, jumlah kasus positif COVID-19 di Indonesia bertambah menjadi 36.406 kasus, setelah bertambah 1.111 kasus.

Data tersebut terhitung sejak 11 Juni 2020 pukul 12.00 WIB hingga 12 Juni 2020 pukul 12.00 WIB. Kasus terbanyak di sumbang Jawa Timur yaitu 318 kasus baru.

“Angka ini didominasi oleh penambahan kasus di Provinsi Jawa Timur sebanyak 318 kasus,” kata Yurianto dalam keterangan pers yang disiarkan langsung dari channel YouTube BNPB Indonesia, Jumat (12/6).

Yurianto juga melaporkan, jumlah pasien positif COVID-19 yang meninggal dunia telah mencapai 2.048 kasus, setelah bertambah sebanyak 48 orang. Sedangkan, pasien sembuh menjadi 13.213 orang, setelah bertambah 577 orang.

11 Juni: Kasus virus corona bertambah 979 kasus, Jawa Timur menjadi penyumbang kasus terbanyak

Perkembangan Terkini Pandemik COVID-19 di Indonesia”] INDONESIA TFRIC19 (Dok. Biro Hukum, Kerja Sama, dan Humas BPPT)

Juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona atau COVID-19 Achmad Yurianto, mengatakan jumlah kasus positif COVID-19 di Indonesia mengalami peningkatan sebanyak 979 orang. Dengan demikian, terhitung sejak 10 Juni 2020 pukul 12.00 WIB hingga 11 Juni 2020 pukul 12.00 WIB, total kasus positif menjadi 35.295 kasus.

“Dari pemeriksaan ini kita mendapatkan konfirmasi positif sebanyak 979, sehingga total sekarang ini akumulasi kasus positif kita menjadi 35.295 orang,” kata Yuri dalam keterangan persnya yang disiarkan langsung dari channel YouTube BNPB Indonesia, Rabu (3/6).

Yurianto juga mengumumkan jumlah pasien yang sembuh dari COVID-19 kini mencapai 12.636 orang, setelah bertambah 507 orang. Sedangkan pasien meninggal dunia mencapai 2.000 kasus, setelah bertambah 41 orang.

Hari ini, Jawa Timur menjadi penyumbang kasus tambahan terbanyak, dengan 297 kasus positif baru. Sehingga, total kasus di Jawa Timur naik menjadi 7.103 kasus.

“Kalau kemudian kita teliti lebih lanjut, besaran angka ini kita lihat pada beberapa provinsi yang masih tinggi di antaranya adalah Jawa Timur hari ini melaporkan ada 297 kasus positif baru, meskipun dilaporkan juga ada 112 kasus yang sembuh,” ucap Yurianto.

10 Juni: Kasus virus corona bertambah 1.241 kasus

Perkembangan Terkini Pandemik COVID-19 di Indonesia”] Ilustrasi kasus virus corona. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra

Juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona atau COVID-19 Achmad Yurianto mengatakan jumlah kasus positif di Indonesia bertambah menjadi 34.316 kasus, stelah mengalami kenaikan 1.241 kasus. Data tersebut terhitung sejak 9 Juni 2020 pukul 12.00 WIB hingga 10 Juni 2020 pukul 12.00 WIB.

Jawa Timur tercatat sebagai provinsi dengan penambahan kasus terbanyak hari ini yaitu, 273 kasus baru.

“Kalau kita rinci lebih lanjut kasus hari ini ada penambahan (tertinggi) di 5 provinsi, di Jawa Timur hari ini melaporkan 273 kasus konfirmasi positif,” kata Yurianto dalam keterangan pers yang disiarkan langsung dari channel YouTube BNPB Indonesia, Rabu (10/6).

Yurianto juga melaporkan, jumlah pasien positif COVID-19 yang meninggal dunia telah mencapai 1.959 kasus, setelah brtambah sebanyak 36 orang. Sedangkan, jumlah pasien sembuh mencapai 12.129 pasien, setelah bertambah 715 orang.

9 Juni: Kasus virus corona bertambah 1.043 orang

Perkembangan Terkini Pandemik COVID-19 di Indonesia”] Ilustrasi rapid test COVID-19 (ANTARA FOTO/Jojon)

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona atau COVID-19 Achmad Yurianto mengatakan, jumlah kasus positif COVID-19 di Indonesia meningkat menjadi 33.076 kasus. Terhitung sejak 8 Juni 2020 pukul 12.00 WIB hingga 9 Juni 2020 pukul 12.00 WIB, kasus positif naik 1.043 orang.

“Tentunya penambahan ini sebarannya tidak merata di seluruh Indonesia, sebagai contoh sebaran terbanyak kita dapatkan hari ini di Provinsi DKI Jakarta sebanyak 232 kasus baru,” ujar Yuri dalam keterangan pers yang disiarkan langsung dari channel YouTube BNPB Indonesia, Selasa (9/6).

Yurianto juga melaporkan, jumlah pasien positif COVID-19 yang meninggal dunia telah mencapai 1.923 kasus, setelah bertambah sebanyak 40 orang. Sedangkan pasien sembuh dari COVID-19 mencapai 11.414 orang, setelah bertambah 510 orang.

“Pasien sembuh bertambah 510 orang sehingga menjadi 11.414 orang,” kata dia.

 

8 Juni: Kasus positif virus corona bertambah 847 kasus

Perkembangan Terkini Pandemik COVID-19 di Indonesia”] Ilustrasi rapid test (/Nofika Dian Nugroho)

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona atau COVID-19 Achmad Yurianto mengatakan, jumlah kasus positif virus corona di Indonesia terus mengalami peningkatan menjadi 32.033 kasus, setelah bertambah 847 kasus.

Data tersebut terhitung sejak 7 Juni 2020 pukul 12.00 WIB hingga 8 Juni 2020 pukul 12.00 WIB.

“Kalau kita lihat lebih lanjut maka kasus terbanyak berada di Provinsi Jawa Timur sebanyak 365 orang,” kata Yurianto dalam keterangan pers yang disiarkan langsung di saluran YouTube BNPB Indonesia, Senin (8/6).

Yurianto juga melaporkan, jumlah pasien positif COVID-19 yang meninggal dunia telah mencapai 1.883 kasus, setelah bertambah 32 kasus. “Bertambah 32 orang, sehingga total kasus meninggal akumulasinya menjadi 1.883 orang,” kata dia.

Sementara, pasien COVID-19 yang sembuh kini mencapai 10.904 orang, setelah bertambah 406 orang.

7 Juni: Kasus positif COVID-19 bertambah 672 hari ini, total menjadi 31.186 kasus

Perkembangan Terkini Pandemik COVID-19 di Indonesia”] Ilustrasi. Ruang deteksi polymerase chain reaction (PCR)/ANTARA FOTO/Moch Asim

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona atau COVID-19 Achmad Yurianto mengungkapkan kasus positif COVID-19 di Indonesia mengalami peningkatan sebanyak 672 kasus sehingga total menjadi 31.186 kasus.

Yuri mengungkapkan sebanyak 422 kabupaten kota telah berdampak di 34 provinsi. Namun dari keseluruhan provinsi ini dari data sudah ada 21 provinsi yang melaporkan kasus kurang dari 10.

“Bahkan 8 provinsi di antaranya melaporkan tidak ada kasus sama sekali per hari ini,” ujar Yuri saat konferensi pers di channel Youtube BNPB, Minggu (7/6)

Yuri mencontohkan Kalimantan Tengah hari ini tidak melaporkan ada kasus positif hanya melaporkan 11 kasus yang sembuh. Selain Kalteng, daerah lainnya adalah Aceh, Bengkulu, Jambi, Kalimantan Barat, Sumatera Utara, Riau, dan Nusa Tenggara Timur

Sedangkan sebanyak 10 provinsi mengalami kenaikan kasus di bawah 5, di antaranya Sulawesi Tenggara yang melaporkan 2 kasus positif baru dan 10 kasus yang sudah sembuh.

Sedangkan 10 provinsi yang kenaikannya di bawah 5, di antaranya Bangka Belitung 4 kasus, Yogyakarta 2 kasus, Kalimantan Timur 2 kasus, Kalimantan Utara 1 kasus. Kemudian di Kepulauan Riau 1 kasus, Sulawesi Tenggara 2 kasus, Lampung 1 kasus.

5 Juni: 29.521 orang di Indonesia positif COVID-19

Perkembangan Terkini Pandemik COVID-19 di Indonesia”] Ilustrasi petugas medis dalam penanganan virus corona. ANTARA FOTO/REUTERS/Danish Siddiqui

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona atau COVID-19, Achmad Yurianto, mengatakan jumlah kasus positif COVID di Indonesia kini menjadi 29.521. Ada kenaikan sebanyak 703 kasus sejak 4 Juni 2020 pukul 12.00 WIB hingga 5 Juni 2020 pukul 12.00 WIB.

Sementara jumlah pasien positif COVID-19 yang meninggal dunia telah mencapai 1.770 kasus. Per hari ini, ada penambahan kasus meninggal sebanyak 49 orang. Ada pun pasien yang sembuh dari COVID-19 mencapai 9.443 orang. 

4 Juni: Jumlah pasien positif COVID-19 bertambah 585 menjadi 28.818 kasus

Perkembangan Terkini Pandemik COVID-19 di Indonesia”] Rapid dan swab massal dilakukan juga kepada pekerja yang rawan terjadi penularan COVID-19. (Dok./Istimewa)

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona atau COVID-19 Achmad Yurianto mengungkapkan kasus positif COVID-19 di Indonesia hingga hari ini bertambah 585 kasus sehingga total pasien mencapai 28.818 orang.

Kemudian untuk pasien sembuh berjumlah 8.892 kasus setelah ada penambahan sebanyak 486 orang sedangkan kasus pasien meninggal bertambah 23 orang sehingga totalnya menjadi 1.721.

Yuri juga mengatakan jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 47.373 orang dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang masih diawasi ada 13.373 orang. Data tersebut diambil dari 34 provinsi dan 418 kabupaten/kota di Tanah Air.

Baca Juga: BPOM Tegaskan COVID-19 Tidak Menular Lewat Pangan

3 Juni: Ada 684 tambahan kasus positif COVID-19

Perkembangan Terkini Pandemik COVID-19 di Indonesia”] Ilustrasi virus corona (/Arief Rahmat)

Jumlah kasus positif COVID-19 di Indonesia meningkat menjadi 28.233 kasus. Jumlah ini naik setelah pada 2 Juni 2020 pukul 12.00 WIB hingga 3 Juni 2020 pukul 12.00 WIB, terdapat tambahan 684 kasus baru.

Hal itu disampaikan Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona atau COVID-19 Achmad Yurianto dalam keterangan pers yang disiarkan langsung dari channel YouTube BNPB Indonesia, Rabu (3/6).

Total pasien sembuh dari COVID-19 berjumlah 8.406 orang sedangkan pasien positif COVID-19 yang meninggal dunia telah mencapai 1.698 kasus. “Meninggal bertambah 35 orang, sehingga total menjadi 1.698 orang,” tutur Yuri.

2 Juni: Pasien positif COVID-19 menjadi 27.549 kasus setelah bertambah 609

Perkembangan Terkini Pandemik COVID-19 di Indonesia”] Rapid test massal di Makassar, Selasa (12/5). (Humas Pemprov Sulsel)

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona atau COVID-19 Achmad Yurianto mengatakan, jumlah kasus positif COVID-19 di Indonesia terus meningkat menjadi 27.549 kasus. Jumlah itu setelah bertambah 609 kasus terhitung sejak 1 Juni 2020 pukul 12.00 WIB hingga 2 Juni 2020 pukul 12.00 WIB

Yuri juga melaporkan, jumlah pasien positif COVID-19 yang meninggal dunia telah mencapai 1.663 kasus. Per hari ini, ada penambahan kasus meninggal sebanyak 22 orang.

“Pasien sembuh bertambah 298 orang sehingga menjadi 7.935 orang,” kata Yuri.

1 Juni: Ada tambahan 467 orang terinfeksi virus corona dalam sehari

Perkembangan Terkini Pandemik COVID-19 di Indonesia”] Anggota TNI AD bersama Satpol PP Kota Bogor mengatur arus lalu lintas di kawasan Pasar Anyar, Kota Bogor, Jawa Barat, Senin (18/5). (ANTARA FOTO/Arif)

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona atau COVID-19 Achmad Yurianto mengumumkan, jumlah kasus positif virus corona di Indonesia bertambah menjadi 26.940 kasus, setelah mengalami kenaikan sebanyak 467 orang.

Data tersebbut terhitung sejak 31 Mei 2020 pukul 12.00 WIB hingga 1 Juni 2020 pukul 12.00 WIB.

“Bertambah 467 kasus, sehingga menjadi 26.940 kasus,” kata Yurianto dalam keterangan pers yang disiarkan langsung di saluran YouTube BNPB Indonesia, Senin (1/6).

Dia juga melaporkan, jumlah pasien positif COVID-19 yang meninggal dunia mencapai 1.641 kasus, setelah ada penambahan 28 orang. Sedangkan, kasus sembuh kini mencapai 7.637 orang, setelah bertambah 329 orang.

“Pasien sembuh bertambah 329 orang sehingga menjadi 7.637 orang,” kata dia.

Baca Juga: [LINIMASA-2] Perkembangan Terkini Wabah Virus Corona di Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *