Kasus COVID-19 di Solo Bertambah, 4 Orang Dinyatakan Positif

Solo, – Lagi, kasus positif virus corona (COVID-19) di Kota Solo bertambah empat orang. Kasus tersebut menambah deretan panjang kasus COVID-19 yang tak kunjung surut.

Baca Juga: Solo Kembali Jadi Zona Merah COVID-19, Penyebaran Tingkat Tinggi

1. Tambah empat kasus

Kasus COVID-19 di Solo Bertambah, 4 Orang Dinyatakan Positiffreepik.com/freepik

Setelah masuk dalam kategori zona merah, Kota Solo terus menemukan kasus COVID-19. Pada Kamis (30/7/2020) sebanyak empat kasus terkonfirmasi COVID-19 ditemukan.

kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo, Siti Wahyuningsih mengatakan empat kasus tersebut berasal dari 1 kasus nakes, 1 kasus tracing nakes, 1 kasus PDP naik tingkat, dan 1 kasus dari warga biasa.

“Covid tambah empat orang, warga Mojosongo, Semanggi, dan Banjarsari,” jelas wanita yang akrab disapa Ning, Kamis (30/7/2020).

2. Terdapat 39 kasus aktif COVID-19

Kasus COVID-19 di Solo Bertambah, 4 Orang Dinyatakan PositifPemudik di Solo jalani test darah di lokasi karantina gedung Graha Wisata Niaga. Dok. Humas Pemkot Solo Lanjutkan membaca artikel di bawah Editor’s picks

  • Viral, Pelajar SMP di Kudus Jadi Korban Bully Gegara Rebutan Cowok
  • Belasan Calon Pengantin di Semarang Tertipu WO Abal-abal
  • Pasien Meninggal di Semarang Karena Broncopneumonia Bukan Virus Corona

Ning mengungkapkan hingga Kamis (30/7/2020) jumlah kasus aktif COVID-19 di Kota Solo mencapai 39 kasus, dengan rincian 25 orang dirawat inap, 14 orang melakukan isolasi mandiri.

“Kasus aktif 39, tapi yang sembuh juga banyak ini 9 orang,” ungkapnya.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo secara komulatif, jumlah orang terkonfirmasi COVID-19 sebanyak 261 orang, dengan rincian 25 orang menjalani rawat inap, 14 orang melakukan isolasi mandiri, 214 orang dinyatakan sembuh, dan 8 orang meninggal dunia.

Sedangkan, catatan kumulatif pasien suspek atau PDP sebanyak 345 orang atau bertambah 4 orang dari hari sebelumnya. Dengan rincian, 279 sembuh, 23 dirawat inap , dan 43 suspek meninggal dunia.

3. Berharap Idul Adha tak ada kasus

Kasus COVID-19 di Solo Bertambah, 4 Orang Dinyatakan Positif/Larasati Rey

Tingginya kasus COVID-19 di Solo membuat predikat zona merah kembali disandang oleh Kota Bengawan tersebut. Zona merah sendiri berarti wilayah dengan resiko penyebaran virus corona yang tinggi atau belum terkendali.

Lebih lanjut, Ning mengingatkan kepada seluruh warga Solo untuk tetap menerapkan protokol kesehatan COVID-19 terutama pada saat hari raya Idul Adha. Ia berharap banyaknya aktifitas penyembelihan hewan kurban tidak menambah deratan kasus COVID-19 di Kota Solo.

“Mudah-mudahana besok Idul Adha gak bikin tambahan melonjak. Ya mau wis diwanti-wanti tapi mbuh yeh ono sing ndablek (ya tadi sudah diperingati tetapi tidak tahu kalau ada yang ngeyel.red),” pungkas Ning.

Baca Juga: Semarang, Solo, Jepara dan 5 Daerah ini Zona Merah COVID-19 di Jateng

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *