Tak Terima Kayu Ditebang & Dijual, Harmoko Tusuk Frengky Hingga Tewas

Kesal kayu di kebunnya ditebang dan dijual, Harmoko (29) nekat membunuh warga Desa Air Balui, Kecamatan Sanga Desa, Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, Frengky (33). Korban mengalami banyak luka tusuk dan bacok di tubuhnya.

Peristiwa itu bermula saat pelaku mendengar kabar korban mengambil kayu di kebunnya di Desa Semeteh, Kecamatan Muara Lakitan, Musi Rawas, Selasa (28/7). Pelaku pun mendatangi kebunnya dan benar saja kayunya habis ditebangi.

Di lokasi, pelaku bertemu dengan pemilik kebun yang bersebelahan dengan lahannya. Saksi menyebut kayu itu diambil korban dan dijualnya ke seseorang.

Pelaku kesal. Dia menemui korban untuk meminta uang hasil penjualan kayu miliknya. Korban berdalih telah meminta izin kepada pemilik kebun sebelahnya meski sudah disebut kayu itu milik pelaku.

Lantaran korban terus menyangkal dan enggan menyerahkan uang itu. Pelaku langsung menusuk korban dengan pisau berkali-kali. Tak puas, pelaku kembali membacok korban yang sudah terkapar bersimbah darah. Korban tewas di tempat, sementara pelaku melarikan diri.

Kapolsek Muara Lakitan, Musi Rawas, Iptu Romi mengatakan, tersangka menyerahkan diri ke Mapolres Musi Banyuasin setelah pihaknya berkoordinasi dengan polisi setempat untuk dilakukan pendekatan dengan keluarga. Tersangka sudah dibawa ke Mapolsek Muara Lakitan Musi Rawas untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Benar, tersangka sudah menyerahkan diri. Dia sedang dalam proses penyidikan,” ungkap Romi, Rabu (29/7).

Tersangka mengakui membunuh karena kesal kayu di kebunnya ditebang dan dijual korban. Dia menghabisi korban dengan cara ditusuk dan dibacok menggunakan pisau dan parang.

“Dua bilah sajam itu sudah kita sita sebagai barang bukti,” kata dia.

Atas perbuatannya, tersangka dikenakan Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dengam ancaman 15 tahun penjara. [fik]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *