Purnomo Tolak Masuk Tim Pemenangan, Gibran Pasrah ke DPC

Bakal calon Wakil Wali Kota Solo yang gagal mendapatkan rekomendasi PDIP , Achmad Purnomo menolak menjadi penasihat tim pemenangan Gibran – Teguh di Pilkada 2020. Menanggapi sikap Purnomo tersebut, Gibran pasrah ke DPC PDIP Solo.

Apapun yang diputuskan DPC PDIP, bakal calon wali kota Solo yang sudah mengantongi rekomendasi tersebut akan patuh. Putra sulung Presiden Joko Widodo itu akan mematuhi keputusan DPC, terkait orang-orang yang akan menggantikan Purnomo.

“Kalau soal itu, menolak menjadi penasehat tim pemenangan saya ikut DPC PDIP saja. Siapapun orang-orang yang dimasukkan dalam tim pemenangan saya siap bekerjasama,” ujar Gibran, Selasa (28/7).

Gibran mengaku hingga saat ini niatnya untuk bisa bertemu Wakil Wali Kota Solo itu belum kesampaian. Apalagi saat ini, Purnomo sedang menjalani karantina mandiri akibat positif Covid-19.

“Kali pertama saya dapat rekomendasi, sebenarnya orang yang pertama mau saya sowani adalah Pak Purnomo. Namun, pada waktu itu beliau tidak ada di rumah,” katanya.

Ia mengaku akan menunggu Purnomo kembali sehat seperti semula. Pihaknya bersama DPC akan menjadwal ulang pertemuan tersebut.

“Untuk kepastian waktunya menunggu kabar hari baiknya. Kalau sudah sembuh dan karantina selesai saya siap bertemu,” katanya.

Gibran mengaku, selama Purnomo menjalani karantina, dirinya tidak melakukan kontak. Gibran berdalih takut mengganggu fokus penyembuhan Purnomo. [lia]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *