Ketua Satgas: Jadikan Iduladha Momentum Disiplin Protokol Kesehatan

Jakarta, – Ketua Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Doni Monardo meminta masyarakat tetap displin menjalankan protokol kesehatan. Meski sudah memasuki masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi menuju normal baru, Doni menyebut pandemik virus corona belum berakhir.

“Hari Raya Iduladha ini harus menjadi momentum untuk kita berdisiplin dan patuh dalam menjalankan protokol kesehatan,” kata Doni dalam keterangan pers, yang disiarkan langsung di channel YouTube BNPB Indonesia, Kamis (30/7/2020).

1. Protokol kesehatan tetap diterapkan selama pandemik COVID-19 belum berakhir

Ketua Satgas: Jadikan Iduladha Momentum Disiplin Protokol KesehatanDoni Monardo bersama dengan Muhadjir Effendy memberikan keterangan pers di komplek Istana Negara pada Senin. (13/7/2020) (Dok. /Biro Pers Kepresidenan)

Selama masa pandemik COVID-19 belum berakhir, kata Doni, masyarakat harus tetap menjalankan protokol kesehatan. Menurut dia, pelaksanaan protokol kesehatan adalah harga mati demi mencegah penyebaran virus mematikan itu.

“Kita harus benar-benar berdisiplin untuk menjaga diri, keluarga, dan lingkungan tempat tinggal dan tempat kerja, agar tidak menjadi klaster terbaru penularan COVID-19,” kata dia.

Baca Juga: Pemkab Jombang Larang Anak dan Lansia Ikuti Salat Iduladha

2. Momentum Iduladha dijadikan untuk berbagi dengan sesama

Lanjutkan membaca artikel di bawah Editor’s picks

  • Pengakuan Korban Fetish Kain Jarik, Awalnya Kasihan Malah Dilecehkan
  • Heboh Rambut Pasha ‘Ungu’, Kemendagri: Gak Ada Aturannya, Gak Masalah
  • Muhammadiyah: Nadiem Datang Minta Maaf dan Janji Evaluasi POP

Ketua Satgas: Jadikan Iduladha Momentum Disiplin Protokol KesehatanDoni Monardo memberikan keterangan pers di komplek Istana Negara pada Senin. (13/7/2020) (Dok. /Biro Pers Kepresidenan)

Pria yang juga menjabat sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Indonesia itu juga mengingatkan, Hari Raya Iduladha harus dijadikan momentum untuk saling membantu dengan sesama. Sebab, pandemik COVID-19 mengakibatkan banyak korban pemutusan hubungan kerja (PHK).

“Momentum Idul Kurban adalah saat yang tepat untuk kita membangkitkan rasa kebersamaan dan saling berbagi, untuk meringankan beban saudara-saudara kita yang saat ini mungkin berpotensi tidak mendapatkan asupan makanan yang sehat dan bergizi,” ucap Doni.

3. Jokowi sebut pandemik COVID-19 belum berakhir

Ketua Satgas: Jadikan Iduladha Momentum Disiplin Protokol KesehatanPresiden Joko Widodo (Jokowi) dalam Rapat Terbatas yang dilangsungkan secara virtual melalui video conference pada Selasa (28/7/2020) (Dok. Biro Pers Kepresidenan)

Lebih lanjut, Doni menyampaikan bahwa Presiden Joko “Jokowi” Widodo juga sudah memperingatkan pandemik COVID-19 belum berakhir. Karena itu, pemerintah akan fokus pada testing, tracing dan treatment (3T).

“Ada dua hal besar yang saat ini sedang kita perkuat yakni aspek pencegahan, mencakup penguatan kapasitas testing, tracing, dan treatment, ditambah edukasi, sosialisasi, dan komunikasi yang masif serta penyembuhan,” kata Doni.

Baca Juga: JK: Iduladha Musibah Besar Jika Tidak Disiplin Protokol Kesehatan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *