Kasus COVID-19 Pecah Rekor Lagi, Anies: Itu karena Strategi Pemprov

Jakarta, – Penambahan harian kasus COVID-19 atau virus corona di Jakarta kembali memecahkan rekor tertinggi. Sebelumnya, penambahan tertinggi mencapai 473, hari ini bertambah 584 kasus baru.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengakui hal itu. Menurut Anies, tingginya penambahan harian COVID-19 di Jakarta karena strategi Pemprov DKI Jakarta.

“Karena Jakarta mengambil strategi mencari orang-orang yang terpapar lalu diisolasi, lalu diputus mata rantainya,” kata Anies dalam sebuah Webinar, Rabu (29/7/2020).

1. DKI Jakarta bisa saja membuat angkanya kecil, namun…

Kasus COVID-19 Pecah Rekor Lagi, Anies: Itu karena Strategi PemprovPemprov DKI kembali mendapatkan opini WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) dari BPK RI (Facebook/Anies Baswedan)

Anies mengatakan, Pemprov DKI Jakarta tidak akan melakukan tes COVID-19 kepada warga apabila ingin penambahan kasusnya terlihat kecil. Namun, jika itu dilakukan, maka angkanya pandemik COVID-19 tidak akan turun.

“Kita akan dapat pesan yang salah yaitu di luar sana masih ada wabah, tapi kita tidak secara aktif mencari,” jelasnya.

Baca Juga: Anies: Kalau Ada Pelanggaran Protokol COVID-19 di Kantor, Laporkan!

2. Jakarta melakukan 43 ribu tes COVID-19 per minggu

Kasus COVID-19 Pecah Rekor Lagi, Anies: Itu karena Strategi PemprovGubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam rapat paripurna DPRD DKI Jakarta (Dok. /Humas Pemprov DKI Jakarta) Lanjutkan membaca artikel di bawah Editor’s picks

  • Naik Drastis, Kasus Penyelewengan Bansos COVID-19 Kini Jadi 102
  • 4 Juta ASN Bakal Dapat Gaji ke-13 pada Agustus, Kamu Termasuk Gak?
  • Polisi Bantah Komentar Ayah Yodi Prabowo tentang Baju Tanpa Darah 

Pemprov DKI Jakarta, lanjut Anies, melakukan tes sebanyak mungkin. Ia mengungkapkan bahwa saat ini Pemprov DKI Jakarta sudah mampu mengetes 43 ribu orang per Minggu. Dari jumlah tersebut, sebanyak 6,3 persennya positif COVID-19.

“Nah 6,3 persen inilah yang kalau tidak ketahuan itu mereka akan menularkan kepada lebih banyak lagi,” jelasnya.

3. Kasus COVID-19 di Jakarta Tembus 20.497 orang

Kasus COVID-19 Pecah Rekor Lagi, Anies: Itu karena Strategi PemprovKepala Bidang Kesehatan Masyarakat Fify Mulyani (Dok. Humas Pemprov DKI Jakarta)

Sebelumnya, Kepala bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Fify Mulyani mengatakan, pada Rabu (29/7/2020) terdapat penambahan 584 kasus baru di ibu kota.

Sebanyak 207 dari total 584 kasus baru didapat dari tes yang dilakukan Puskesmas. Kemudian, sebanyak 377 orang dari tes yang dilakukan rumah sakit, klinik, dan lab.

“Dengan rincian 377 kasus atau 64 persen dari passive case finding , 140 kasus atau 24 persen dari contact tracing kasus sebelumnya, dan 67 kasus atau 12 persen dari active case finding ,” jelasnya.

Sebanyak 7.037 orang masih dirawat di rumah sakit atau diisolasi. Sedangkan, jumlah kasus konfirmasi secara total sebanyak 20.407 kasus.

“Dari jumlah tersebut 12.613 orang dinyatakan telah sembuh sedangkan 820 meninggal dunia,” jelasnya Fify.

Baca Juga: Kasus COVID-19 di Jakarta Pecah Rekor Lagi, PDIP Kritik Kinerja Anies

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *