Jubir: Tiga Pegawai Kemenlu yang Terpapar COVID-19 Sudah Sembuh

Jakarta, –  Juru bicara Kementerian Luar Negeri, Teuku Faizasyah membenarkan ada tiga pegawai di instansi itu yang sempat terpapar COVID-19. Namun, Faiza menegaskan mereka terinfeksi virus Sars-CoV-2 itu bukan di kantor. Adanya temuan pegawai Kemenlu yang juga terpapar COVID-19 terungkap dari data Dinas Kesehatan DKI Jakarta pada Senin, 27 Juli 2020 lalu. 

Kepada , Faiza mengatakan tiga pegawai Kemenlu terpapar COVID-19 sudah lama dan sempat dirawat di rumah sakit. 

“Yang bersangkutan memang pernah dirawat dan sudah sehat dua bulanan lalu,” katanya melalui pesan pendek pada Rabu (29/7/2020). 

Ia juga menambahkan usai ditemukan adanya pegawai Kemenlu yang terpapar, rapid test dilakukan secara bertahap di sana. Menurut Faiza, sejak awal pandemik, Kemenlu sudah menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Apa saja itu?

1. Semua tamu yang masuk ke Kemenlu harus jalani rapid test

Jubir: Tiga Pegawai Kemenlu yang Terpapar COVID-19 Sudah SembuhMenteri Luar Negeri, Retno Marsudi dan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Tohir menandatangani Nota Kesepahaman Kerja Sama Diplomasi Ekonomi untuk mendukung BUMN Go Global. (Dok. /Kementerian BUMN

Menurut Faiza, salah satu protokol kesehatan yang diterapkan secara ketat yaitu setiap tamu yang ingin masuk ke gedung Kemenlu harus menjalani rapid test. Ini merupakan prosedur lanjutan usai suhu tubuhnya diukur. 

“Kalau tidak bersedia di- rapid test tidak bisa masuk ke gedung (Kemenlu),” kata dia. 

Selain itu, selama berada di lingkungan Kemlu, semua tamu dan pegawai diwajibkan mengenakan masker. Kemenlu, kata Faiza, juga menyediakan banyak hand sanitizer. 

Aturan ini turut berlaku bagi jurnalis yang hendak melakukan peliputan di Kemenlu. 

Baca Juga: Waspada! Klaster Perkantoran Bisa Akibat COVID-19 dari Luar Gedung

2. Kemenlu masih menerapkan sistem hanya 30 persen pegawai yang bekerja dari kantor

Lanjutkan membaca artikel di bawah Editor’s picks

  • Naik Drastis, Kasus Penyelewengan Bansos COVID-19 Kini Jadi 102
  • 4 Juta ASN Bakal Dapat Gaji ke-13 pada Agustus, Kamu Termasuk Gak?
  • Polisi Bantah Komentar Ayah Yodi Prabowo tentang Baju Tanpa Darah 

Jubir: Tiga Pegawai Kemenlu yang Terpapar COVID-19 Sudah SembuhIlustrasi pasien COVID-19 (/Sukma Shakti)

Mantan juru bicara kepresidenan untuk bidang luar negeri itu juga menyampaikan selama masa pandemik ini, tak semua pegawai Kemenlu bekerja dari kantor. 

“Kami masih menerapkan kebijakan 30 persen saja yang work from office dan mereka yang ke kantor menjalani rapid test,” tutur Faiza. 

Hampir semua kegiatan rapat dilakukan jarak jauh alias virtual. 

3. Dinkes DKI Jakarta mencatat ada 440 pegawai perkantoran yang positif COVID-19

Jubir: Tiga Pegawai Kemenlu yang Terpapar COVID-19 Sudah SembuhKlaster Perkantoran DKI (/Sukma Shakti)

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Dwi Oktavia membenarkan munculnya klaster perkantoran di 68 titik. Klaster baru itu muncul usai Pemprov DKI Jakarta memberlakukan PSBB tahap transisi. 

Ia menjelaskan ada sebagian dari klaster perkantoran itu yang sudah bersih usai dilakukan penutupan gedung dan sterilisasi. Sedangkan, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta Widiastuti mengungkapkan penyebab terjadi klaster di perkantoran karena ada protokol kesehatan yang tak dipatuhi. 

“Contoh di luar kantor jam istirahat makan dan pada saat makan lupa. Kan pasti buka masker dan berhadap-hadapan, itu berisiko,” kata Widiastuti pada Kamis, 23 Juli 2020 lalu di Balaikota. 

Ia mengatakan pencegahan penyebaran COVID-19 di area perkantoran sudah tertulis di Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 51 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan PSBB Transisi menuju masyarakat sehat, aman, dan produktif. Namun, hal itu kembali lagi ke individu masing-masing. 

“Penularan bukan semata-mata dari yang di dalam gedung. Tapi permukiman atau di luar gedung,” ujarnya lagi. 

Baca Juga: Anies Ungkap 4 Klaster COVID-19 di Jakarta, Salah Satunya Perkantoran

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *