Jangan Takbir Keliling Malam Idul Adha, Ancaman COVID-19 Masih Tinggi!

Jakarta, – Polda Metro Jaya melarang pelaksanaan takbir keliling pada perayaan Hari Raya Idul Adha 2020. Hal ini berkaitan dengan pandemik COVID-19 yang masih mengepung ibu kota. Protokol kesehatan lebih diperhatikan di saat-saat seperti ini.

“Kami mengimbau agar tidak melakukan takbir keliling. Kami mohon agar dipatuhi,” ujar Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Yusri Yunus kepada awak media, Rabu (29/7/2020).

1. Akan ada pengawasan di lapangan

Jangan Takbir Keliling Malam Idul Adha, Ancaman COVID-19 Masih Tinggi!Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Yusri Yunus saat Konferensi Pers Kasus John Kei di Polda Metro Jaya (Dok. Humas Polda Metro Jaya)

Dia juga mengatakan bahwa nantinya pihak kepolisian akan mengawasi pergerakan masyarakat yang melakukan takbir keliling dan melakukan salat Idul Adha di wilayah zona merah COVID-19. Namun, untuk zona hijau dia mengimbau agar masyarakat bisa menjaga jarak.

“Kalau ada pergerakan di lapangan akan kami ingatkan lagi, karena ini lagi COVID-19,” ujarnya.

Baca Juga: Kasus COVID-19 Nambah 2.381 Sehari, Menhub Gak Larang Mudik Idul Adha

2. Pelaksanaan Idul Adha di zona merah dilarang

Jangan Takbir Keliling Malam Idul Adha, Ancaman COVID-19 Masih Tinggi!ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho Lanjutkan membaca artikel di bawah Editor’s picks

  • Naik Drastis, Kasus Penyelewengan Bansos COVID-19 Kini Jadi 102
  • 4 Juta ASN Bakal Dapat Gaji ke-13 pada Agustus, Kamu Termasuk Gak?
  • Polisi Bantah Komentar Ayah Yodi Prabowo tentang Baju Tanpa Darah 

Yusri menjelaskan bahwa sesuai dengan anjuran dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) ibadah di zona merah COVID-19 memang tidak diperbolehkan.

Selain itu, masjid yang masuk zona merah juga dilarang untuk melakukan pemotongan hewan kurban. Dia mengatakan bahwa pihaknya masih mendata masjid yang masuk zona merah maupun hijau.

Sampai saat ini pihak kepolisian masih mendata masjid-masjid yang masuk dalam zona merah dan hijau.

“Misalnya masjid Istiqlal, mereka memastikan tidak ada salat Idul Adha. Tapi kurbannya diundur jadi tanggal 1 Agustus 2020,” ujar Yusri.

3. Tidak untuk memberatkan masyarakat tapi untuk kesehatan

Jangan Takbir Keliling Malam Idul Adha, Ancaman COVID-19 Masih Tinggi!/Larasati Rey

Yusri mengatakan bahwa keputusan ini bukan untuk memberatkan masyarakat, namun untuk mengarahkan masyarakat agar semakin patuh dengan peraturan lalu lintas serta protokol kesehatan di tengah COVID-19.

“Biar diketahui bersama nanti kalau memang di jalan selama masih ada petugas yang mengatur kami mengharapkan masyarakat bisa patuh,” kata dia.

Baca Juga: Mulai 23 Juli Polda Metro Gelar Operasi Patuh Jaya, Ini Lokasinya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *